Kompas.com - 13/11/2013, 17:51 WIB
Sebelum berlatih memainkan sumpit, harus melalui beberapa latihan fisik terlebih dahulu, salah satunya mengangkat batu. Dok. Kompas TVSebelum berlatih memainkan sumpit, harus melalui beberapa latihan fisik terlebih dahulu, salah satunya mengangkat batu.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika bermalam di Taman Nasional Betung Kerihun, Kalimantan Barat, tim 100 Hari Keliling Indonesia Kompas TV ternyata kedatangan "tamu". Tamu yang berkunjung, ujar salah satu anggota tim, Ignatius Dimas Yulianto, tidak datang saat siang melainkan malam hari.

"Malamnya waktu kita nginap di taman nasional kita kedatangan tamu. Dia datang dari pemangku Desa Sadat, desa terdekat dari tempat kita ngecamp," cerita Dimas dalam sambungan telepon, Rabu (13/11/2013).

Keberadaan tim di taman nasional, menurut Dimas, dianggap tidak memperoleh izin dari desa. Akhirnya tim pun digiring ke desa untuk disidang.

"Mereka tahu-tahu datang. Mereka kayak menggerebek kita gitu. Kita dianggap nggak izin masuk taman nasional. Akhirnya kita ke desa Sadat untuk melakukan sidang adat," ungkap Dimas.

Di dalam sidang, kata Dimas, akhirnya diketahui bahwa terjadi miskomunikasi antara pihak taman nasional dengan pemangku desa.

Tim mengakui telah mengantongi izin dari taman nasional. Namun pihak taman nasional tidak mengarahkan mereka untuk meminta izin kepada pemangku desa.

"Padahal kita sudah izin ke taman nasional. Kita nggak tahu kalau di taman nasional ada desa. Akhirnya diputuskan taman nasional yang bersalah, mereka kena denda," terang Dimas.

Setelah menyelesaikan sidang adat di Desa Sadat, tim melanjutkan perjalanan berikutnya menuju Ketapang. Persidangan tim di Desa Sadat akan tayang pada episode ke-10 program "100 Hari Keliling Indonesia" di Kompas TV, Rabu (13/11/2013) jam 20.00.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.