Sabtu-Minggu, Kampung Betawi Hadir di Kota Tua

Kompas.com - 15/11/2013, 19:46 WIB
Sopiah memerankan karakter noni belanda saat menunggu pengunjung kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, yang hendak berfoto dengan dirinya, Kamis (16/5/2013). Di akhir minggu, sebanyak 10 orang mencari rejeki dari pengujung Kota Tua dengan menampilkan karakter. Rata-rata dalam sehari mereka bisa mendapatkan uang antara Rp 200.000 - Rp 700.000. 

KOMPAS/WISNU WIDIANTOROSopiah memerankan karakter noni belanda saat menunggu pengunjung kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, yang hendak berfoto dengan dirinya, Kamis (16/5/2013). Di akhir minggu, sebanyak 10 orang mencari rejeki dari pengujung Kota Tua dengan menampilkan karakter. Rata-rata dalam sehari mereka bisa mendapatkan uang antara Rp 200.000 - Rp 700.000.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara kegiatan Kampung Betawi pada Sabtu (16/11/2013) dan Minggu (17/11/2013) di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat.

"Kegiatan Kampung Betawi di Kota Tua merupakan salah satu upaya Pemprov DKI untuk mengangkat dan mempromosikan situs Kota Tua sebagai salah satu warisan budaya di ibu kota," kata Kadis Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Arie Budhiman di Jakarta, Rabu (13/11/2013) lalu.

Menurut Arie, penyelenggaraan kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Pemkot Jakarta Barat yang juga memiliki kegiatan tahunan dengan nama Festival Kota Tua.

"Selain itu, dalam penyelenggaraan pertama ini, Kegiatan Kampung Betawi di Kota Tua juga bersinergi dengan festival kuliner dan kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional," ujar Arie.

Dia menuturkan kegiatan tersebut mengangkat budaya dan sejarah terbentuknya masyarakat Betawi yang akulturatif pada zaman dulu, misalnya dari budaya China, budaya Arab atau Persia, budaya Melayu dan Indonesia Timur.

"Suasana Kampung Betawi akan dihadirkan melalui berbagai pagelaran seni budaya Betawi yang edukatif karena menjelaskan bagaimana budaya-budaya ini mempengaruhi keberadaan masyarakat Betawi saat ini," tutur Arie.

"Ada pula festival kuliner yang diadakan oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kota Tua. Selain itu, akan ada juga pameran kreatif dan bazaar yang digelar oleh pihak museum," sambung Arie.

Anggaran yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut sebesar Rp 1 miliar dan ditargetkan dapat menarik hingga 10.000 pengunjung. "Kami berharap acara ini bisa berlangsung menjadi kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun dan Kota Tua menjadi destinasi wisata unggulan di Jakarta," tambah Arie.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X