Kompas.com - 16/11/2013, 20:32 WIB
EditorI Made Asdhiana

Menurut daftar inventaris lama Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, Brahu dulu dikelilingi empat candi yang lebih kecil, yaitu Candi Gentong, Muteran, Gedhong, dan Candi Tengah. Dari empat candi itu, hanya Candi Gentong yang masih ada. Candi Gentong hanya berjarak sekitar 360 meter dari Candi Brahu.

Candi Brahu yang merupakan sinkretisme Hindu-Buddha dipugar dua kali, tahun 1920 oleh Belanda dan tahun 1990-1995 oleh Pemerintah Indonesia.

Situs Kedaton yang berada di Desa Kedaton juga sisa permukiman masa Majapahit. Lokasinya jauh dari Brahu. Di situs itu ditemukan kaki candi yang di dalamnya pernah ditemukan empat kerangka perempuan. ”Dua kerangka ditemukan di sudut-sudut kaki candi,” kata Karsono, juru pelihara situs Kedaton.

Candi Kedaton, kata Karsono, merupakan tempat bermusyawarah. Bangunan itu hanya tersisa kaki candi karena bagian atas berbentuk pendopo ditopang tiang kayu, beratap ijuk.

Tidak jauh dari situ ada lubang-lubang bekas galian yang berisi struktur lapisan batu bata. Ada dua lapisan struktur, di bagian bawah tampak deretan batu bata tersusun rapi, bahkan tertutup plester dari batu kapur.

Lapisan di atasnya berupa batu bata yang tersusun tidak rapi dengan ukuran batu bata lebih kecil dari lapisan bawah. Hal itu membuktikan ada dua lapisan budaya berbeda. Diperkirakan lapisan bawah dibangun saat Trowulan masih menjadi kota saat Majapahit berjaya. Adapun lapisan atas merupakan masa setelah Majapahit terpuruk.

”Dari bangunan tembok yang kurang rapi terindikasi bahwa Trowulan menjadi kota yang mulai ditinggalkan,” kata Nurhadi Rangkuti yang pernah meneliti permukiman Majapahit.

Moendardjito mencoba memetakan kota kuno itu berdasarkan hasil sebaran temuan permukaan di wilayah Trowulan. Ketika arkeolog Belanda menemukan kanal-kanal kota Majapahit dari citra satelit, ia menyimpulkan daerah di sekitar kanal itu merupakan pusat keramaian kota. Sebagian arkeolog menduga itu ibu kota kerajaan. (Lusiana Indriasari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

Jalan Jalan
Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Travel Update
Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Jalan Jalan
Syarat Perjalanan Terbaru, Vaksin Baru 2 Dosis Harus PCR

Syarat Perjalanan Terbaru, Vaksin Baru 2 Dosis Harus PCR

Travel Update
Naik Kereta Api Mulai 15 Agustus, Baru Vaksin 2 Kali Wajib PCR

Naik Kereta Api Mulai 15 Agustus, Baru Vaksin 2 Kali Wajib PCR

Travel Update
Rute ke Makam Bung Karno di Blitar, Dekat Pusat Kota

Rute ke Makam Bung Karno di Blitar, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Media Sosial Bisa Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Media Sosial Bisa Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Travel Update
Jam Buka dan Tarif Masuk Makam Bung Karno di Blitar

Jam Buka dan Tarif Masuk Makam Bung Karno di Blitar

Travel Tips
Rute ke Istana Gebang Blitar, Rumah Presiden Soekarno Saat Remaja

Rute ke Istana Gebang Blitar, Rumah Presiden Soekarno Saat Remaja

Travel Tips
Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.