Kompas.com - 18/11/2013, 17:35 WIB
Pertama, bubuk kopi bisa digunakan sebagai penyubur tanaman. Setiap sebulan sekali, tempatkan 3/4 cangkir kopi bubuk di tanah. Seperti dilansir www.huffington Post, asam yang ada dalam kopi dapat menyuburkan tanaman di taman rumah Anda.
shutterstock.comPertama, bubuk kopi bisa digunakan sebagai penyubur tanaman. Setiap sebulan sekali, tempatkan 3/4 cangkir kopi bubuk di tanah. Seperti dilansir www.huffington Post, asam yang ada dalam kopi dapat menyuburkan tanaman di taman rumah Anda.
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Desa Wisata Using Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur akan menggelar kegiatan yang bertajuk 10.000 cangkir kopi Using. Kopi tersebut akan disajikan kepada pengunjung yang datang pada Selasa malam (19/11/2013) mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

Muhammad Ridwan, Koordinator Paguyuban Thulik Kemiren kepada Kompas.com, Senin (18/11/2013), menjelaskan kegiatan tersebut untuk mempromosikan kopi asli Kemiren. "Sebelumnya juga pernah diadakan pemecahan rekor sangrai kopi terbanyak dan juga pernah dikunjungi Miss Coffee International," jelasnya.

Selain itu warga Kemiren sudah menyiapkan kopi sebanyak satu kuintal dan gula pasir 50 kilogram. Kopi yang disediakan adalah kopi khusus yang disangrai dengan cara tradisional.

"Kopinya sudah disangrai sejak minggu lalu, karena memang butuh waktu. Sekali sangrai hanya sebanyak 6 ons kopi saja dan waktunya tidak boleh lebih dari 15 menit agar kopi matang merata dan tidak gosong. Kopi disangrai langsung oleh warga sekitar sini dengan menggunakan tungku api tradisional menggunakan kayu sehingga rasanya khas Kemiren," jelas Ridwan.

Menariknya, di acara tersebut masyarakat Using juga akan mengeluarkan cangkir khas yang dimiliki secara seragam oleh warga kemiren. Setiap rumah minimal mempunyai 10 cangkir kopi yang bentuknya sama.

"Semua masyarakat dari luar Kemiren bisa datang bergabung untuk menikmati kopi bersama-sama. Karena bagi kami sekali seduh kita bersaudara. Dan kami berharap kegiatan ini mempertegas Desa Kemiren sebagai Desa Kopi," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.