Pariwisata Babel Andalkan Keindahan Pantai

Kompas.com - 18/11/2013, 17:57 WIB
Suasana Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Belitung, Selasa (12/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOSuasana Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Belitung, Selasa (12/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Keindahan pantai Provinsi Bangka Belitung dengan batu-batu granit raksasanya menjadi potensi unggulan bagi pariwisata daerah kepulauan tersebut.

"Babel dikelilingi pantai indah yang tidak kalah dengan pantai Bali. Saat ini pariwisata menjadi keunggulan kami," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Imam Mardi Nugroho MT di Jakarta, Minggu (17/11/2013).

Saat ini Provinsi Babel sedang gencar melakukan promosi pariwisata dan produk unggulan lainnya, salah satunya melalui ajang pameran bertajuk "Mengenal Negeri Serumpun Sebalai" di Mal Thamrin City selama dua hari sejak Sabtu (16/11/2013).

Keindahan pantai Babel cukup dikenal berkat kesuksesan film Laskar Pelangi. Untuk itu pemerintah setempat serius menggarap sektor pariwisata sebagai salah satu potensi yang menjanjikan.

Selama ini Babel dikenal dengan produk timahnya, namun sumber daya alam itu lama-kelamaan akan habis jika terus ditambang.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemandangan pantai dari atas mercusuar di Pulau Lengkuas, Belitung, Jumat (15/4/2011). Belitung terkenal dengan lokasi wisata yang memiliki keindahan pantai pasir putih berbatu granit artistik menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.
Posisi Kepulauan Babel terletak antara Batam, Kepulauan Riau, dan Pulau Jawa. Luas Kepulauan Babel, 80 persen berupa lautan dan 20 persen daratan.

Untuk menjangkau ibu kota Pangkal Pinang dari Jakarta hanya membutuhkan waktu 50 menit dengan pesawat. Di Babel, wisatawan bisa langsung menikmati obyek wisata pantai dengan batu-batuan granit yang tidak dimiliki pantai di Bali.

Menurut Imam, terdapat 18 jadwal penerbangan Jakarta-Babel sehingga memudahkan wisatawan berlibur ke kepulauan itu di samping akomodasi yang memadai di mana hotel-hotel berbintang lima sudah banyak beroperasi.

"Dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa terdiri atas etnis China, Arab dan Melayu menjadikan Babel kaya akan budaya," kata Imam.

Selain keindahan pantai, seafood segar juga menjadi unggulan Kepulauan Provinsi Babel. Kuliner ikan dengan lempah kuningnya akan menjadi incaran wisatawan.

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Masakan tradisional khas Bangka Belitung, mie belitung
Dari pameran di Thamrin City, beberapa produk dipamerkan antara lain kain cual yang kaya dengan motif batik, peci (kopiah) resam khas Babel yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Selain itu ditampilkan kuliner khas Babel seperti otak-otak tenggiri, kerupuk ikan, musik, interior bangunan, upacara adat, berbagai kerajinan khas Babel.

Pertunjukan seni tari dan seni drama juga ikut dipentaskan seperti tari Campah, Kedidi, Tabar, Lapin dan Melimbang Timah dari Pulau Bangka serta tari Nusor Tebing, tari Bitong dan tari Randau dari Pulau Belitung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Travel Tips
7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

Makan Makan
Itinerary 1 Hari di Pangkal Pinang, Keliling di Sekitar Alun-alun Taman Merdeka

Itinerary 1 Hari di Pangkal Pinang, Keliling di Sekitar Alun-alun Taman Merdeka

Jalan Jalan
TTC Travel Mart 2020 Fokus Kembangkan Pariwisata untuk Bantu Wuhan

TTC Travel Mart 2020 Fokus Kembangkan Pariwisata untuk Bantu Wuhan

Promo Diskon
Ramen Jepang dan Ramyun Korea, Apa Bedanya?

Ramen Jepang dan Ramyun Korea, Apa Bedanya?

Makan Makan
Daftar 10 Mi Instan Korea Paling Enak, Cocok Jadi Oleh-oleh

Daftar 10 Mi Instan Korea Paling Enak, Cocok Jadi Oleh-oleh

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X