Aroma Kopi Membius Banda Aceh

Kompas.com - 23/11/2013, 14:41 WIB
Nasruddin Ahmad, Barista dari Le Parte Cafe Coffee, menyajikan salah satu racikannya kepada pengunjung di arena Festival Kopi di Taman Sari Banda Aceh, Jumat (22/11/2013) malam. Puluhan Pemilik kafe dan warung kopi memeriahkan kegiatan ini yang digelar hingga Minggu (24/11/2013). KOMPAS.COM/DASPRIANI Y ZAMZAMINasruddin Ahmad, Barista dari Le Parte Cafe Coffee, menyajikan salah satu racikannya kepada pengunjung di arena Festival Kopi di Taman Sari Banda Aceh, Jumat (22/11/2013) malam. Puluhan Pemilik kafe dan warung kopi memeriahkan kegiatan ini yang digelar hingga Minggu (24/11/2013).
|
EditorI Made Asdhiana
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Puluhan pengusaha warung dan kafe kopi di Aceh memeriahkan Festival Kopi Ke-3 yang diselenggarakan di Taman Sari, Banda Aceh. Aroma kopi pun menyeruak ke berbagai sudut arena festival yang kini sudah menjadi agenda tahunan di Kota Banda Aceh.

Panitia pelaksana Festival Kopi, Hasnanda Putra, mengatakan bahwa selain bertujuan menggaet wisatawan ke Banda Aceh, kegiatan ini juga untuk terus mempromosikan kopi aceh ke pasar internasional. "Selain itu, di sini juga sekaligus disosialisasikan manfaat dari biji kopi untuk kesehatan," ungkap Hasnanda saat pembukaan acara Festival Kopi, Jumat (22/11/2013) malam.

Senada dengan itu, Asisten II Pemerintahan Kota Banda Aceh, Ramli Rasyid, mengatakan, Festival Kopi tahun ini juga sekaligus memeriahkan tahun kunjungan wisata Aceh. "Banyak orang yang tahu kalau Aceh adalah salah satu provinsi penghasil kopi terbaik di Indonesia. Namun, banyak pula yang belum tahu cita rasa kopinya. Nah di festival ini kita mengundang banyak tamu dari luar untuk bisa mencicipi langsung cita rasa kopi dari para barista yang ahli meracik kopi," kata Ramli Rasyid.

Sejumlah barista sekaligus pemilik warung dan kafe kopi juga terlihat menyajikan penampilan terbaik dari kopi-kopi racikan milik mereka. Tengku Nasruddin Ahmad, misalnya. Pemilik sekaligus barista Le Parte Coffee mengaku senang bisa berpartisipasi pada Festival Kopi Ke-3 yang digelar di Banda Aceh ini.

"Ini pertama kalinya Le Parte berpartisipasi karena kami memang baru berusia 4 bulan. Kendati baru, kami menyajikan racikan kopi terbaik dengan biji kopi Arabika pilihan," ucap Nasruddin.

Nasruddin mengaku sulit mencari racikan kopi asli di Aceh, meski Aceh dikenal dengan julukan Negeri Seribu Warung Kopi. "Akhirnya saya sempat berjalan-jalan ke berbagai tempat sambil mempelajari tentang kopi dan bagaimana meraciknya, hingga akhirnya saya kembali ke Aceh dan kemudian membuka sebuah kafe di daerah kelahiran saya di Bireun," katanya.

Mantan juru runding GAM ini mengaku kini lebih memilih berbisnis ketimbang berkutat di dunia politik. "Dengan mendirikan kafe ini saya juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pendapatan petani kopi. Karena kami memilih kopi terbaik, para petani kopi pun harus menyediakan biji pilihan dengan harga yang sangat pantas," ujarnya.

Le Parte Coffee yang berada di Kabupaten Bireun ini spesial menyajikan racikan kopi Arabika pilihan, mulai dari luwak, rock espresso, hingga kopi ringan yang bisa dinikmati kaum hawa, yaitu romance espresso coffee.

Festival kopi ini masih digelar hingga Minggu (24/11/2013). Untuk Anda yang ingin menikmati cita rasa kopi yang memberi sensasi tersendiri, silakan saja berkunjung ke Taman Sari, Banda Aceh. Pastikan Anda menyelami aroma kopi yang luar biasa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X