Kelimutu, Keajaiban Alam Tanah Flores

Kompas.com - 25/11/2013, 16:07 WIB
Menara pandang di Danau Kelimutu. Dari sini terlihat ketiga danau di sisi kanan dan kiri KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARIMenara pandang di Danau Kelimutu. Dari sini terlihat ketiga danau di sisi kanan dan kiri
|
EditorI Made Asdhiana

Danau Kelimutu berada di Desa Pemo, Kecamatan Moni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Beruntung Ende telah memiliki bandar udara sehingga mudah diakses melalui jalur udara. Bandara H Hasan Aroeboesman berada di pusat kota.

Dari Jakarta, bisa melalui tiga rute penerbangan. Pertama dari Jakarta langsung menuju Ende, kemudian dari Jakarta menuju Kupang kemudian dilanjutkan ke Ende, atau dari Jakarta ke Denpasar kemudian menuju Ende.

Untuk mencari penginapan di Kelimutu, ada di Desa Moni yang merupakan desa terdekat dengan danau. Penginapan berupa homestay yang dikelola penduduk setempat.

Pilihan lain, bisa pula menginap di pusat kota Ende, tak jauh dari bandara. Di sini bisa ditemui mulai dari hotel melati hingga hotel bintang tiga. Perjalanan dari pusat kota Ende memakan waktu sekitar 2 jam ke Kelimutu. Jalan yang dilalui berkelok-kelok dengan jurang dan tebing di sisi-sisinya. Jalanan dari pusat kota menuju ke taman wisata telah rapi di aspal. Hal ini sangat mendukung kegiatan wisatawan yang hendak menuju taman nasional.

Waktu

Saat berkunjung paling baik ke Kelimutu adalah pagi hari, ketika matahari perlahan-lahan merangsek menunggangi punggung bukit yang melingkupi danau. Untuk mendapatkan saat sunrise tersebut, bisa berangkat sekitar jam 03.00 WITA dari pusat kota Ende, atau jam 04.00 dari Desa Moni.

Sedangkan jika mengejar momen, datanglah pada saat upacara adat "Pati Ka Du'A Bapu Ata Mata" atau upacara Patika. Patika merupakan upacara adat memberi makan kepada arwah para leluhur. Upacara dilaksanakan setiap tanggal 14 Agustus, diikuti oleh desa dan komunitas yang bermukim di sekitar Danau Kelimutu.

Sedangkan pilihan lain adalah datang pada saat sedang berlangsung Festival Danau Kelimutu. Festival merupakan kegiatan tahunan yang digelar Pemda Kabupaten Ende bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Melalui festival, ini akan disajikan tari-tarian daerah serta baju adat yang menjadi khas Ende.

Namun Pemda tidak menetapkan waktu pasti untuk menyelenggarakan festival ini. Setiap tahunnya, tanggal pelaksanaan festival berbeda-beda. Maka kiat untuk datang adalah sering-sering mengakses info digelarnya acara ini lewat media cetak maupun elektronik, juga seitus resmi pemerintahan.

KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Jalan Bebatuan Mendaki di Danau Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X