Ramon Singgah di Tarakan, Kota Kaya Minyak

Kompas.com - 04/12/2013, 13:12 WIB
Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan, Kalimantan Utara Dok. Kompas TVKawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan, Kalimantan Utara
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Episode ke 13 perjalanan tim "100 Hari Keliling Indonesia" Kompas TV menyinggahi provinsi termuda, Kalimantan Utara. Tujuannya adalah Tarakan yang menjadi satu-satunya kotamadya dan sebagai pusat perekonomian.

Untuk sampai Tarakan, sebelumnya tim menuju Tanjung Batu lalu menyeberang menggunakan feri kecil, membelah Sungai Kayan kemudian sampai di Tanjung Selor, ibu kota Kalimantan Utara.

"Tarakan pernah menjadi incaran utama Jepang saat Perang Dunia II karena kota ini merupakan ladang minyak yang produktif. Per bulannya Jepang bisa mendapatkan hampir 350 ribu barel minyak untuk menggerakkan lokomotif pasukan perang di kawasan Pasifik," ujar salah satu tim "100 Hari Keliling Indonesia" Tanti Malasari.

Dengan hasil minyak yang sangat besar, lanjut Tanti, kota ini menjadi kota terkaya peringkat ke 17 di Indonesia. Namun kini yang tersisa adalah 1.400 sumur bekas peninggalan Jepang dan Belanda. Sebanyak 200 sumur telah dibuka kembali, 70 di antaranya puluhan tahun telah beroperasi. "Setiap bulannya, sumur-sumur tersebut mampu menghasilkan hingga 21.000 barel minyak," katanya.

Selain sebagai sumber minyak, Tarakan juga memiliki hutan bakau. Di hutan bakau ini, kelompok bekantan dengan mudah dapat ditemukan, pun dengan jumlah yang sangat banyak.

"Kalau sebelumnya di Danau Sentarum tim harus menunggu berjam-jam untuk bertemu hewan bekantan, tapi hutan bakau di Tarakan ini, dengan mudahnya kita bisa melihat sekelompok bekantan hidup dan jumlahnya pun sangat banyak," ujarnya.

Tim "100 Hari Keliling Indonesia " dipandu oleh Ramon Y Tungka. Penanyangan selengkapnya perjalanan tim bisa disaksikan di Kompas TV pada Rabu jam 20.00. Sedangkan beberapa kisah perjalanan tim pernah diulas di travel.kompas.com.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Whats Hot
Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Jalan Jalan
Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Travel Tips
InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

Whats Hot
Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Makan Makan
Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Jalan Jalan
Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Whats Hot
Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

Whats Hot
11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

Makan Makan
Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Whats Hot
Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Whats Hot
KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

Whats Hot
Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Whats Hot
Layanan Buat Paspor Baru di Ditjen Imigrasi Indonesia Ditangguhkan Sementara Waktu

Layanan Buat Paspor Baru di Ditjen Imigrasi Indonesia Ditangguhkan Sementara Waktu

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X