Kompas.com - 05/12/2013, 15:10 WIB
Desa Pekraman Jasri memiliki tradisi kuno yang disebut ter-teran atau api perang yang jarang ditemukan di tempat lain di Pulau Bali. ARSIP JASRITOURISMVILLAGE.COMDesa Pekraman Jasri memiliki tradisi kuno yang disebut ter-teran atau api perang yang jarang ditemukan di tempat lain di Pulau Bali.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Menyisihkan 138 desa dari 29 provinsi, Desa Pekraman Jasri, di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali terpilih menjadi desa wisata terbaik 2013. Menyusul di tempat kedua adalah Desa Nglanggeran di Gunung Kidul, Yogyakarta, dan Desa Samiran, di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menempati posisi ke-3.

Tahun ini, jumlah desa yang dievaluasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meningkat dari 72 menjadi 139. Tahun ini, sebanyak 980 desa di seluruh Indonesia menerima hibah sebesar Rp 123,25 miliar dan tahun depan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mendistribusikan hibah untuk 2000 desa.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Mari Elka Pangestu mengatakan bahwa desa wisata terbaik dapat dijadikan percontohan bagi desa wisata yang lain di Indonesia.

Pemilihan desa wisata ini merupakan upaya menciptakan standar desa wisata di Indonesia yang tahun ini tidak hanya dinilai dari administrasi dan laporan penggunaan dana bantuan tetapi juga melibatkan unsur-unsur lain terutama melihat efektivitas penggunaan dana dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Desa Pekraman Jasri berlokasi di antara Candidasa dan Taman Sukasada Ujung, persisnya berada di Subangan, Kabupaten Karangasem. Menghadap ke arah pantai yang indah di pesisir Timur Bali, desa wisata ini berjarak sekira 70 km timur dari Denpasar. Informasi lebih lanjut mengenai Desa Perkaman Jasri tersedia di http://jasritourismvillage.

Selain memiliki pemandangan alam yang indah dan kehidupan tradisional, Desa Pekraman Jasri juga menampilkan seni dan pertunjukan budaya yang menarik. Desa ini memiliki tradisi kuno yang disebut ter-teran atau api perang yang jarang ditemukan di tempat lain di Pulau Bali. Tradisi tersebut dilakukan setiap tahun, sehari sebelum Nyepi yang melambangkan penghormatan kepada roh-roh jahat dari Bhuta Kala sehingga mereka tidak akan mengganggu kehidupan rakyat.

Dalam ritual ter-teran, dua kelompok saling berhadapan dalam pertarungan mendebarkan dengan menggunakan bobok (obor) yang terbuat dari daun kelapa kering  berukuran 80 centimeter. Selain ter-teran, ada juga perkusi tradisional yang disebut tambur jasri tari serta tarian sakrak rejang jasri  yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Travel Update
Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Travel Update
Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Travel Update
Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Travel Update
Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Travel Update
Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X