Tips Berwisata ke Tanjung Puting

Kompas.com - 07/12/2013, 14:40 WIB
Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Selasa (26/11/2013). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAOrangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Selasa (26/11/2013).
EditorWisnubrata
JAKARTA, KOMPAS.com - Orangutan bisa Anda temui di kebun binatang kapan saja. Tapi kalau Anda ingin melihat bagaimana kehidupan orangutan secara langsung di kawasan aslinya di Kalimantan, tak ada salahnya untuk datang ke Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Orangutan di habitat aslinya jelas berbeda dengan di kebun binatang. Hutan Kalimantan yang lebat merupakan rumah bagi orangutan. Turis asing pun rela mendatangi Tanjung Puting untuk ikut merasakan betapa ramainya jika orangutan berkumpul, marah dan bercanda. Nah, jika Anda sudah memutuskan hendak menuju Kalteng, perhatikan tips di bawah ini.

Transportasi Udara

Dari Jakarta, penerbangan menuju Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng saat ini hanya dilayani dua maskapai penerbangan yakni Trigana dan Kalstar. Lama penerbangan sekitar satu jam. Selain Jakarta, kedua maskapai ini juga melayani penerbangan Semarang-Pangkalan Bun dan Surabaya-Pangkalan Bun.

Transportasi Air

Untuk menuju Camp Leakey, tempat melihat kehidupan orangutan di habitatnya, ada dua pilihan transportasi yakni menggunakan speedboat dan perahu kelotok. Menggunakan speedboat dari Pelabuhan Kumai menuju Camp Leakey sekitar 1,5 jam. Maksimal penumpang sekitar 6 orang. Kalau menggunakan perahu kelotok waktu yang dihabiskan 3-4 jam dengan jumlah penumpang maksimal 12 orang.

Sewa perahu kelotok bervariasi sesuai dengan ukuran dan mesin kapal. Untuk tour 1 hari, sewa klotok mulai Rp 1,3 juta - Rp 2 juta. Tour 2 hari, sewa klotok mulai Rp 750.000 - Rp 1,2 juta. Tour lebih dari 3 hari, sewa klotok mulai Rp 600.000 - Rp 1 juta.

Pemandu Wisata

Mengunjungi TN Tanjung Puting wajib menggunakan pemandu. Pemandu wisata di Pangkalan Bun terhimpun dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Untuk fee pemandu wisata Rp 300.000 per hari (1-4 orang). Kalau memandu lebih dari 4 orang, sewa pemandu wisata bisa nego.

Obat Nyamuk

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pameran Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan, Delegasi Indonesia Terpaksa Pulang

Pameran Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan, Delegasi Indonesia Terpaksa Pulang

Whats Hot
Pameran Wisata ITB Berlin 2020 Dibatalkan karena Virus Corona

Pameran Wisata ITB Berlin 2020 Dibatalkan karena Virus Corona

Whats Hot
 4 Makanan Wajib Coba di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Ada Laksa Betawi yang Langka

4 Makanan Wajib Coba di Soto Betawi Haji Ma'ruf, Ada Laksa Betawi yang Langka

Makan Makan
Nonton Bioskop Sambil Basah-basahan di Go! Wet Theater 5D

Nonton Bioskop Sambil Basah-basahan di Go! Wet Theater 5D

Jalan Jalan
Gara-gara Corona, Roti Buah Naga Ini Jadi Hits

Gara-gara Corona, Roti Buah Naga Ini Jadi Hits

Makan Makan
Unik! Kopi Jawa Barat Dijual di Kedai Kopi Australia, Diresmikan Ridwan Kamil

Unik! Kopi Jawa Barat Dijual di Kedai Kopi Australia, Diresmikan Ridwan Kamil

Makan Makan
Wisata Akhir Pekan di Aceh, Menyesap Sejuk di Krueng Saweuk

Wisata Akhir Pekan di Aceh, Menyesap Sejuk di Krueng Saweuk

Jalan Jalan
Ngeteh ala Ratu Inggris di Kota Tua, Didampingi Kue Perancis nan Lezat

Ngeteh ala Ratu Inggris di Kota Tua, Didampingi Kue Perancis nan Lezat

Makan Makan
Soal Anggaran Rp 72 Miliar untuk Influencer, Ketua PHRI: Baik tapi Belum Tentu Efektif

Soal Anggaran Rp 72 Miliar untuk Influencer, Ketua PHRI: Baik tapi Belum Tentu Efektif

Whats Hot
Ryokan Tertua di Onsen Resort Jepang Bangkrut akibat Virus Corona

Ryokan Tertua di Onsen Resort Jepang Bangkrut akibat Virus Corona

Whats Hot
Mencicipi Jenang Gempol, Kudapan Terkenal di Pasar Lempuyangan Yogyakarta

Mencicipi Jenang Gempol, Kudapan Terkenal di Pasar Lempuyangan Yogyakarta

Makan Makan
Incar Turis Berkualitas, Indonesia Perlu Fokus pada Strategi Ini

Incar Turis Berkualitas, Indonesia Perlu Fokus pada Strategi Ini

Jalan Jalan
Terkait Wisata Minat Khusus, Indonesia Hadapi Tantangan Ini...

Terkait Wisata Minat Khusus, Indonesia Hadapi Tantangan Ini...

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Visa Umrah Dihentikan Sementara | Promo Ulang Tahun BreadTalk

[POPULER TRAVEL] Visa Umrah Dihentikan Sementara | Promo Ulang Tahun BreadTalk

Whats Hot
 Promo Ulang Tahun BreadTalk, Semua Jenis Roti Dijual Rp 7.500

Promo Ulang Tahun BreadTalk, Semua Jenis Roti Dijual Rp 7.500

Promo Diskon
komentar di artikel lainnya
Close Ads X