Kompas.com - 09/12/2013, 13:55 WIB
Nagoya TV Tower. KOMPAS.COM/GLORI K WADRIANTONagoya TV Tower.
|
EditorI Made Asdhiana
MESKI matahari sudah semakin tinggi, namun perjalanan kami menyusuri pedesterian di Kota Nagoya, Jepang, masih berlanjut. Kedamaian, sesuai dengan arti kata Nagoya yang berasal dari kata Nagoyaka, mampu membuat kami bertahan berjalan kaki hingga sekian lama.

Pohon rindang yang memagari sisi jalan di kawasan Nishiki-dori dan Hirokoji-dori tempat hotel kami berada, mengiringi langkah kami melintasi blok demi blok di areal itu.

Gedung-gedung perkantoran bertingkat berdiri bersisian dengan restoran, toko dan hotel, bahkan bengkel. Di areal ini pula terdapat Nagoya TV tower yang menjadi salah satu ikon kota Nagoya.

Nagoya TV tower adalah menara TV tertua di Jepang yang selesai dibangun pada tahun 1954.

Menara ini terletak di Hisaya-Odori Park yang rimbun dengan berbagai tanaman besar dan kecil, air mancur dan sejumlah patung. Ruang hijau yang membentang dari utara ke selatan ini menjadi tempat yang sempurna untuk keluar dari suasana bisnis dan perdagangan yang berjarak hanya beberapa blok dari situ.

Hisaya-odori adalah salah satu jalan utama di kawasan Sakae yang menjadi pusat kota Nagoya. Jalan ini terdiri dari dua ruas jalan yang mengapit taman di tangahnya. Ruas jalan ini telah ada sejak akhir perang dunia kedua.

Selain air mancur dan rimbunnya pepohonan, di tempat ini ada sungai buatan dan Nagoya Orchid Gardens (Ran no Yakata). Taman ini pun menjadi lokasi festival tahunan Nagoya. Di bawah tanah, ada pusat perbelanjaan, melengkapi Mal Mitsukoshi dan Matsuzakaya yang berdiri tak jauh dari lokasi ini.

Dengan tinggi mencapai 180 meter, Nagoya TV Tower memiliki dua dek observasi yang berada pada ketinggian 90 meter (indoor Sky Deck) dan 100 meter (outdoor Sky Balcony). Menara ini juga dilengkapi dengan restoran dan galeri yang berada di ketinggian 30 meter.

KOMPAS.COM/GLORI K WADRIANTO Suasana Kota Nagoya, Jepang, di malam hari.
Saat cuaca cerah, dari atas dek observasi, akan terlihat pemandangan Kota Nagoya, yang dikelilingi oleh pegunungan Yoro dan Chuba, serta pantai Mikawa. Sementara di sisi taman Hiyasa Odori banyak dijumpai tempat makan yang menawarkan sajian khas Eropa.

Memang, bentuk Menara TV Nagoya mirip dengan menara Eiffel di Paris. Ornamen yang digunakan pada pagar pembatas tanaman dan gerbang masuk ke dalam taman itu pun seolah lepas dari gaya dan sentuhan Negeri Matahari Terbit.

Sungguh, lokasi ini menjadi spot yang pas untuk sejenak meluruskan kaki, setelah berjalan kaki mengitari blok demi blok di kota Nagoya. (Bersambung...)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.