Kompas.com - 12/12/2013, 13:49 WIB
Para penumpang wisata saat bermain kuis di dalam gerbong KA Cirebon Ekspress dari Jakarta menuju Cirebon, Sabtu (7/12/2013). Berwisata dengan kereta api makin diminati karena tepat waktu dan perjalanan tidak terhadang kemacetan. KOMPAS/IWAN SETIYAWANPara penumpang wisata saat bermain kuis di dalam gerbong KA Cirebon Ekspress dari Jakarta menuju Cirebon, Sabtu (7/12/2013). Berwisata dengan kereta api makin diminati karena tepat waktu dan perjalanan tidak terhadang kemacetan.
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS — Menjelang Natal dan Tahun Baru 2014, masyarakat mulai memburu tiket kereta api. Bahkan, sejumlah tiket kereta api jurusan tertentu pada tanggal tertentu saat ini sudah habis terjual.

Tiket Kereta Api Argo Wilis rute Bandung-Surabaya, misalnya, untuk tanggal 22, 25, 28, dan 29 Desember 2013 sudah habis terjual. Demikian juga tiket KA Malabar Ekspres rute Bandung-Malang untuk tanggal 21 dan 25 Desember 2013.

”Penjualan tiket kereta api lainnya masih di bawah 60 persen,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung, Jaka Jarkasih, Selasa (10/12/2013), di Kota Bandung, Jawa Barat.

Pelayanan Posko Natal dan Tahun Baru 2014, kata Jaka, akan dibuka selama 17 hari pada 20 Desember 2013-5 Januari 2014.

Jaka mengatakan, jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi II Bandung pada Natal tahun ini diperkirakan meningkat 4 persen atau mencapai 700.184 penumpang dibandingkan tahun lalu yang mencapai 671.637 penumpang. ”Diperkirakan, volume penumpang per hari rata-rata 40.000 orang,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Terminal Leuwipanjang, Bandung, Erick Sudjana mengatakan, sekitar 1.000 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) telah disiapkan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru.

Namun, berbeda dengan PT KAI, jumlah penumpang bus untuk Natal tahun ini diperkirakan menurun. Ini mengacu pada jumlah penumpang saat Lebaran yang juga turun.

”Jumlah penumpang saat Lebaran tahun 2012 mencapai 326.630 orang, sedangkan tahun ini turun menjadi 250.000 penumpang,” ujar Erick.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Bali melibatkan tentara, satuan polisi pamong praja, satuan tenaga pengamanan, dan pengamanan swakarsa tradisional di Bali atau pecalang untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali untuk menyambut pergantian tahun dan menyongsong Pemilihan Umum 2014. Polda Bali akan mengerahkan seluruh personelnya yang berjumlah 12.800 orang.

Demikian dikatakan Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal AJ Benny Mokalu di Denpasar, Selasa. (sem/cok)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.