Kompas.com - 15/12/2013, 11:03 WIB
Tangga masuk ke Pura Besakih di Karangasem, Bali. DWI LASKAR PELANGI Tangga masuk ke Pura Besakih di Karangasem, Bali.
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Keindahan panorama pantainya dan keunikan budayanya, membuat Bali menjadi tujuan favorit wisatawan dari dalam negeri maupun mancanegara. Bali dijuluki Pulau Seribu Pura yang mayoritas penduduknya menganut agama Hindu. Tidak sedikit pura di Bali dijadikan tujuan favorit wisatawan. Salah satunya pura paling besar di Bali yaitu Pura Besakih.

Pura Besakih terletak di lereng Gunung Agung yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Bali. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh pura yang ada di Pulau Bali. Di antara semua pura dalam Pura Besakih, terdapat pusat semua pura yang ada di komplek Pura Besakih yaitu Pura Penataran Agung. Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar di Komplek Besakih dan terdapat 3 arca simbol stana dari Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur.

Berdasarkan catatan yang terdapat dalam lontar, bahwa Pura Besakih sudah ada sejak masa pemerintahan Airlangga di Jawa Timur. Konon menurut cerita, Hyang Resi Markandya yang merupakan seorang pendeta adalah yang pertama kali mendirikan Pura Besakih untuk tempat memohon keselamatan dan kesejahteraan warga setempat dan pengikutnya kepada sang Tuhan.

Nama Besakih sendiri berasal dari kata “Basuki”, diambil dari kata “Wasuki” yang berarti Keselamatan dalam bahasa Sansekerta. Pura Besakih merupakan kompleks tempat ibadah umat Hindu. Di sinilah seluruh kegiatan upacara agama Hindu dipusatkan. Pura ini dibangun berdasarkan konsep Tri Hita Karana, yaitu konsep keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Di tempat ini kita juga bisa menyaksikan peninggalan zaman dulu yang berusia ratusan tahun, yang berasal dari zaman megalitik, seperti menhir, tahta batu, struktur teras piramid. Pura Besakih berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali.

DWI LASKAR PELANGI Wisatawan di Pura Besakih, Karangasem, Bali.
Untuk menuju Pura Besakih, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Kota Denpasar dengan jarak sekitar 25 km. Bila ingin berkunjung ke Pura Besakih, jangan lupa membawa kamera. Untuk mengabadikan foto-foto bahwa pernah datang ke tempat peninggalan bersejarah yang tidak ternilai harganya. Semoga liburan wisata ini tidak hanya untuk menyegarkan suasana tetapi juga untuk menambah wawasan budaya.

Selain itu, untuk wanita yang sedang datang bulan diharapkan tidak memasuki area pura. Wisatawan yang ingin memasuki kawasan Pura Besakih diwajibkan menggunakan sarung khas Bali sebagai persyaratan untuk memasuki lokasi pura. Sarung dapat disewa di tempat-tmpat penyewaan yang ada di sekitar Pura Besakih. (Joko Dwi Cahyana)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

Jalan Jalan
6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

Travel Tips
Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Travel Update
5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

Jalan Jalan
5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

Jalan Jalan
Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary
Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

BrandzView
7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

Jalan Jalan
Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

BrandzView
5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

Jalan Jalan
6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

Jalan Jalan
Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Jalan Jalan
Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Travel Update
Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.