Tips Wisata ke Karangasem

Kompas.com - 15/12/2013, 15:36 WIB
Taman Ujung di Karangasem, Bali. KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI FTaman Ujung di Karangasem, Bali.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Berpelesir ke Bali tak sekadar menyambangi Kuta dan sekitarnya. Cobalah arahkan perjalanan ke sisi timur Bali, tepatnya di Karangasem.

Kabupaten ini menawarkan wisata paket lengkap, mulai dari wisata alam seperti gunung dan pantai, wisata sejarah dan budaya, hingga ekowisata. Jika Anda tertarik, simak tips wisata berikut ini.

Akses. Untuk menuju Kabupaten Karangasem, Anda bisa menempuh perjalanan melalui jalan bypass Jalan Ida Bagus Mantra dari Bandara Ngurah Rai di Tuban, Badung. Dari Bandara Ngurah Rai, perjalanan memakan waktu sekitar dua jam dengan kendaraan mobil.

Paling mudah tentu saja menyewa mobil lengkap dengan sopirnya. Kisaran sewa mulai dari Rp 350.000 sudah termasuk sopir. Carilah sopir yang berpengalaman dan tahu jalan-jalan di Karangasem. Sewa motor juga bisa menjadi alternatif untuk transportasi yang lebih murah.

BARRY KUSUMA Pantai Amed di Kabupaten Karangasem, Bali.
Anda bisa juga naik kendaraan umum, yaitu bus Trans Sarbagita jurusan Nusa Dua-Batubulan. Dari Batubulan, Gianyar, bisa naik kendaraan umum berupa minibus ke Karangasem. Namun minibus ini singgah terlebih dahulu di Terminal Klungkung, Kabupaten Klungkung, sebelum melanjutkan perjalanan ke Karangasem.

Akomodasi. Ada banyak hotel tersebar di Karangasem. Sebagian besar hotel berada di kawasan Pantai Candidasa. Bisa dibilang, kawasan ini dianggap sebagai pusat turis di kawasan Karangasem.

Hotel yang tersedia mulai dari kelas backpacker dengan tarif mulai dari Rp 150.000 hingga sekelas resor mewah dengan tarif jutaan. Berbeda dengan wilayah selatan seperti Kuta, kawasan ini relatif masih sepi dan tarif kamar pun tak terlalu mahal.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Obyek Wisata Tirta Gangga di Karangasem, Bali.
Selalu ada kamar kosong yang tersedia di kabupaten ini. Jadi Anda tak perlu khawatir kehabisan kamar saat musim padat kunjungan.

Telekomunikasi. Sinyal handphone bisa terjangkau hampir di semua kawasan di kabupaten ini. Internet bisa ditemukan di hotel maupun warung internet.

Aktivitas dan obyek wisata. Ada beragam aktivitas dan obyek wisata yang ditawarkan. Mulai dari naik Gunung Besakih, trekking di Desa Sibetan, diving di Pantai Amed, ataupun berarung jeram di Telaga Waja.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Pembuatan Keripik Salak di Karangasem, Bali.
Penikmat wisata sejarah bisa mampir ke Tirta Gangga dan Taman Ujung. Keduanya juga cocok untuk penikmat arsitektur. Ekowisata bisa dilakukan di Desa Sibetan. Lalu, wisata budaya di Desa Tenganan yang sarat dengan tradisi masyarakat Bali Aga.  

Oleh-oleh dan kuliner. Wisata kuliner di Karangasem didominasi oleh makanan laut. Tak heran daerah ini memiliki laut di sepanjang timur kawasan.

Namun, paling khas tentu saja aneka olahan buah salak. Karangasem memang terkenal sebagai penghasil buahh salak. Bisa dibilang salak khas Bali yang sering dijadikan oleh-oleh turis berasal dari Karangasem.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Manisan Salak, oleh-oleh khas Karangasem, Bali.
Aneka cemilan dari salak pun bisa dibeli sebagai oleh-oleh. Sebut saja keripik salak, asinan salak, madu salak, dodol salak, sampai wine salak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X