Inilah 10 Aktivitas Wisata di Karangasem

Kompas.com - 15/12/2013, 20:37 WIB
Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas singgah ke Pura Pengubengan di jalur pendakian Gunung Agung dari Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (5/10/2011). Pura ini memiliki keterkaitan dengan Pura Besakih yang juga berorientasi ke Gunung Agung. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATTim Ekspedisi Cincin Api Kompas singgah ke Pura Pengubengan di jalur pendakian Gunung Agung dari Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (5/10/2011). Pura ini memiliki keterkaitan dengan Pura Besakih yang juga berorientasi ke Gunung Agung.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com – Sisi timur Bali seringkali dianggap eksotis. Berbeda dengan kawasan selatan yang ramai, kawasan timur cenderung menawarkan turis suasana sepi dan masih kental tradisi Bali. Salah satu kabupaten yang menawarkan pengalaman seperti itu adalah Kabupaten Karangasem. Berikut 10 aktivitas wisata yang bisa dilakukan di Karangasem.

1. Menyelam di Tulamben. Laut di sekitaran Desa Tulamben disebut-sebut sebagai salah satu titik terbaik untuk menyelam di Bali. Terumbu karang dan biota laut masih terjaga dan memiliki keberagaman spesies. Penyelam profesional kerap menyelam di kawasan Tulamben ini. Namun, beberapa operator diving setempat juga menawarkan kursus bagi penyelam pemula.

2. Arung Jeram di Telaga Waja. Sungai Telaga Waja memanggil para pencinta arung jeram. Arusnya dianggap penuh tantangan yaitu di level 4. Panorama pepohonan dan air yang jernih membuat para pengarung jeram menyukai tantangan adrenalin di Telaga Waja. Tarif untuk berarung jeram di kisaran Rp 300.000 per orang.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Bibir kawah di puncak Gunung Agung (3.142 mdpl), Bali, Kamis (6/10/2011). Gunung stratovolcano ini terakhir meletus dahsyat 1963 menelan korban jiwa 1.148 orang.
3. Mendaki Gunung Agung. Inilah gunung tertinggi di Bali dan dipandang suci. Gunung Agung merupakan gunung vulkanik yang masih aktif. Ada tiga jalur pendakian di gunung ini. Ada baiknya Anda menyewa porter untuk memandu pendakian.

4. Perang Pandan di Desa Tenganan. Penduduk Desa Tenganan merupakan kaum Bali Aga yang telah menetap di Pulau Bali jauh sebelum pengaruh Hindu dari tanah Jawa masuk ke Bali. Mereka masih memegang teguh tradisi leluhur. Salah satunya adalah perang pandan. Kaum lelaki saling beradu dengan pandan berduri.

5. Menyesap Wine Salak di Desa Sibetan. Desa Sibetan terkenal sebagai penghasil salak. Saking banyaknya salak yang dipanen, warga setempat pun jadi terampil mengolah salak. Salah satunya adalah mengolah salak menjadi minuman wine.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Taman Ujung di Karangasem, Bali.
6. Berfoto di Taman Ujung. Taman Soekasada Ujung di Desa Ujung merupakan tempat peristirahatan Raja Karangasem yang terakhir. Dibangun dengan gaya arsitektur Bali yang penuh pahatan khas Bali berpadu dengan art deco ala Eropa. Hasilnya adalah bangunan istana yang sangat cantik dengan kolam-kolam tertata apik. Tak heran, lokasi ini seringkali menjadi tempat foto pre-wedding.

7. Mandi di Tirta Gangga. Tirta Gangga disebut-sebut sebagai istana air dan merupakan tempat beristirahat Raja Karangasem yang terakhir. Ada banyak kolam di tempat ini yang terisi air dari mata air alami. Ada dua kolam khusus yang diperuntukan untuk pengunjung berenang dan mandi. Airnya dingin dan jernih. Mandi di kolam ini pun badan jadi terasa segar.

8. Naik Jukung di Candidasa. Pantai Candidasa sejak lama disebut-sebut sebagai ikon wisata Karangasem dan pusat turis di kabupaten ini. Pasirnya paduan pasir putih dan pasir hitam. Karena berada di sisi timur, panorama matahari tenggelam di pantai ini begitu cantik. Puaskan diri dengan menyewa jukung atau perahu nelayan untuk berkeliling di perairan Pantai Candidasa.

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Umat Hindu usai sembahyang di Pura Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali, Kamis (6/10/2011). Pura terbesar di Bali yang mengalami perkembangan sejak masa pra-hindu, ini berorientasi ke Gunung Agung yang dianggap sebagai tempat tinggal para dewata.
9. Berkunjung ke Pura Terbesar di Bali. Pura Besakih yang berada di ketinggian Gunung Agung merupakan pura terbesar di Bali. Di waktu-waktu tertentu, Pura Besakih dibanjiri umat Hindu Bali yang melaksanakan upacara keagamaan.

10. Makan Sate Lilit. Sate lilit sebenarnya bisa Anda temukan di mana saja di Bali. Namun, karena berada di pesisir pantai, makanan laut merupakan andalan kuliner Karangasem. Anda harus mencoba sate lilit di Karangasem yang menggunakan ikan masih segar. Sate lilit terbuat dari ikan dan kelapa.

KOMPAS/ICHWAN SUSANTO Penyelam menikmati ekosistem bawah laut di bangkai kapal perang USS Liberty yang karam dihantam torpedo Jepang di perairan Tulamben, Karangasem, Bali, Sabtu (5/10/2013).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X