"Sharing Wishes", Menggantungkan Harapan di Kidzania

Kompas.com - 21/12/2013, 15:10 WIB
Anak-anak berprofesi sebagai pemadam kebakaran saat bermain di Kidzania, Pacific Place, Jakarta, Senin (5/8/2013).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Anak-anak berprofesi sebagai pemadam kebakaran saat bermain di Kidzania, Pacific Place, Jakarta, Senin (5/8/2013).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Selama liburan Natal 2013 dan menyambut Tahun Baru 2014, Taman Bermain Kidzania akan menghadirkan "sharing wishes". Sharing wishes adalah pohon tempat anak-anak menggantungkan harapan mereka.

Marketing Communication Manager Kidzania, Dini Naomi mengatakan, nantinya anak-anak yang datang diminta untuk berpartisipasi, yakni dengan menuliskan keinginan mereka kemudian akan digantungkan di pohon tersebut.

"Ketika pohonnya sudah ada di Kidzania, anak-anak akan menggantung semua kartu harapan yang berisi harapan dan doa-doa mereka," kata Dini.

Lokasi pohon tempat menggantungkan harapan ada di beberapa titik Kidzania. Namun yang paling utama ada di Main Square. Selain menghadirkan sharing wishes, selama masa liburan juga akan hadir juggler.

Juggler menggunakan pakaian badut dengan bertumpu pada egrang akan menghibur menemani anak-anak bermain. "Nanti mereka (anak-anak) juga bisa minta foto sama juggler," ucap Dini.

Sedangkan pada tahun 2014 mendatang, kata Dini, Kidzania akan menghadirkan beberapa kegiatan edukasi antara lain melalui acara kelas pelatihan, Talk Show 8-11 bekerja sama dengan stasiun televisi Metro TV, dan pemilihan Congrezz KidZania 2014.

Selain itu, Kidzania akan mempromosikan dan mensosialisasikan B-Kidzanian Citizenship Loyalty Program. Dengan mendaftar untuk menjadi warga negara Kidzania, anak akan memiliki paspor yang juga berlaku di semua KidZania yang ada di negara-negara lainnya.

"Melalui program B-Kidzanian ini orang tua pun dapat mengetahui minat dan bakat anak ke arah mana," ujar Dini.

Taman Bermain Kidzania berada di Pacific Place, Jakarta. Selama musim liburan tanggal 15 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014 harga masuk yang diberikan adalah Rp 200.000 per anak.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X