Siapkan Ancang-ancang Ini Sebelum Liburan

Kompas.com - 24/12/2013, 09:11 WIB
Pantai Pink, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, belum banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Warna pasirnya yang merah jambu bila terkena air dan sinar matahari menjadi daya tarik bagi pelancong yang mengunjungi pantai ini. KOMPAS/KHAERUL ANWARPantai Pink, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, belum banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Warna pasirnya yang merah jambu bila terkena air dan sinar matahari menjadi daya tarik bagi pelancong yang mengunjungi pantai ini.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perlengkapan bawaan dan biaya sudah pasti menjadi hal yang dipersiapkan sebelum liburan. Namun untuk seorang travel blogger, Nila Tanzil, terdapat faktor lain yang patut sebagai "ancang-ancang" sebelum perjalanan.

Bagi Nila, salah satu yang utama sebelum memulai perjalanan adalah melakukan riset tempat wisata yang akan didatangi. Riset bisa dilakukan dengan bertanya kepada teman atau kerabat yang pernah ke sana, maupun melalui internet.

"Sebelum liburan paling penting adalah riset," ujar Nila saat ditemui dalam acara "Travel in style Dialogue" di Bloeming FX Mall, Jakarta, Minggu (22/12/20103).

Riset dianggap Nila menjadi hal yang penting, karena dirinya pernah mengalami kejadian tak mengenakan akibat tidak meriset perjalanan. Nila menceritakan, pernah sewaktu dirinya sedang mengunjungi satu pulau di Filipina, ternyata daerah itu sedang terkena musim taifun. Alhasil, liburannya pun tidak maksimal.

KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Nila Tanzil (kanan), Riyanni Djangkaru (tengah) dan Brand Manager Travelogue Didit Budihidayat (kemeja putih) dalam
Selain riset, hal lain yang turut dipersiapkan adalah mencari tiket murah dan menabung untuk biaya perjalanan.

Pada acara tersebut, turut pula hadir sebagai pembicara Riyanni Djangkaru. Perempuan yang sempat menjadi pemandu acara program petualangan ini, menyatakan kalau hal terpenting selama perjalanan itu adalah disiplin. Bagi Riyanni perjalanan tidak hanya terpaku pada batas negara.

"Perjalanan membuat saya mengerti sejauh mana saya mengerti diri saya sendiri," ucapnya.

Sedangkan bagi Didit Budihidayat, Brand Manager Travelogue, ia beranggapan orang yang akan liburan harus memiliki "mindset" bahwa ia benar-benar sedang menjalankan liburan dan tidak menyertakan urusan lainnya ke dalamnya termasuk urusan pekerjaan.

"Liburan ya liburan aja nggak mikirin urusan kantor," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X