Kompas.com - 24/12/2013, 16:32 WIB
Wisatawan asing asal Belgia menaiki becak untuk menikmati suasana kota di kawasan Titik Nol, Yogyakarta, Selasa (2/4/2013). Berwisata dengan becak merupakan salah satu paket wisata yang banyak diminati wisatawan asing saat berkunjung di Yogyakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asing asal Belgia menaiki becak untuk menikmati suasana kota di kawasan Titik Nol, Yogyakarta, Selasa (2/4/2013). Berwisata dengan becak merupakan salah satu paket wisata yang banyak diminati wisatawan asing saat berkunjung di Yogyakarta.
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Hotel berbintang maupun nonbintang di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, DIY masih tetap menjadi favorit bagi wisatawan yang akan menikmati liburan Natal dan Tahun Baru 2014.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Istidjab Danunagoro di Yogyakarta, Senin (23/12/2013) mengatakan pada saat liburan tersebut hotel di kawasan itu dipastikan akan penuh oleh wisatawan yang menginap untuk menikmati liburan di Kota Gudeg ini.

"Dipastikan tingkat hunian hotel di kawasan tersebut bisa mencapai 100 persen seperti tahun-tahun lalu setiap libur Natal dan akhir tahun," kata Istidjab.

Dia mengatakan, para pengelola hotel di wilayah DIY sampai saat ini sudah siap menyambut kedatangan wisatawan yang akan menginap. "Bahkan mereka menyiapkan paket-paket khusus untuk menyambut wisatawan yang akan menginap dan berlibur pada Natal dan Tahun Baru 2014," katanya.

Menurut Istidjab, pihaknya menargetkan tingkat okupansi hotel di daerah ini mencapai 80 persen selama libur Natal dan Tahun Baru 2014. "Masa libur Natal dan Tahun Baru adalah peak season dan kami targetkan bisa mencapai 80 persen," katanya.

Menurut Istidjab, berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa pengelola hotel di DIY, pemesanan kamar hingga saat ini mulai meningkat. Pemesanan kamar rata-rata mencapai 50-60 persen.

"Persentase itu meliputi pemesanan kamar bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kami mengharapkan pemesanan akan terus meningkat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini DIY mencatat sebanyak 1.160 hotel. Dari jumlah hotel sebanyak itu, 60 hotel di antaranya kategori berbintang dengan jumlah 6.000 kamar dan 1.100 untuk hotel nonbintang dengan 12.660 kamar.

Untuk menghindari pemesanan kamar hotel yang tidak jelas menjelang musim ramai kunjungan, beberapa hotel mulai menerapkan ketentuan uang muka. Kisaran uang muka mulai 30-50 persen. "Itu untuk menghindari ketidakpastian pemesanan," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.