Kompas.com - 30/12/2013, 11:04 WIB
EditorI Made Asdhiana

”Spies mungkin di era modern bisa disebut pemasar yang baik bagi Ubud,” kata Tjokorda Gde Putra Sukawati, putra Gde Raka Soekawati dari Puri Agung Ubud.

Nama-nama besar pelukis Ubud pun lahir, seperti I Gusti Nyoman Lampad, Anak Agung Gde Sobrat, I Gusti Made Deblog, Ida Bagus Gelgel, Ida Bagus Nyana, I Cokot, serta Ida Bagus Poleng. Pelukis asing pun berdatangan dan menjadi besar di Ubud, seperti Rudolf Bonnet dan Antonio Blanco.

Lagi-lagi persoalan suasana pedesaan yang nyaman dan tenteram menjadi alasan para pelukis dari luar Bali atau asing berdatangan. Mereka menilai inspirasi bisa datang dari ketenangan lingkungan seperti Ubud.

Lukisan wayang dengan gradasi hitam putih hingga lukisan warna berlatar pedesaan Ubud menjadi ciri khas. Justru pemandangan alamnya, yang oleh warga dinilai biasa, menjadi tujuan utama wisatawan berdatangan karena Bali memiliki keindahan lain, selain Sanur (Denpasar) dan Kuta (Badung).

Menurut Cok Putra, ia menduga Ubud sudah lebih dulu dikenal dunia sebelum Spies datang. Dari data yang dikumpulkan, bangunan khas Bali dari Ubud sudah berpameran di Perancis tahun 1931. Artinya, lanjut Cok Putra, Ubud sudah mendunia sejak sebelum itu.

Perkembangannya, Cok Putra mengakui toleransi dan kesolidan masyarakat menjadi kunci bertahannya lingkungan Ubud. Mereka bersepakat tidak menerima hiruk-pikuk modern, kehidupan perdagangan dibatasi tak sampai larut malam, tak ada lampu lalu lintas di perempatan atau pertigaan, menyeleksi investor dari luar warga Ubud, dan tetap menjaga adat istiadat.

Ubud dipercaya berasal dari kata yang melegenda, ubad atau usada yang artinya obat. Ini pun ada dalam lontar Markandya Purana. Berawal dari kedatangan Rsi Markandya, pendeta Hindu dari India, yang bersemadi dan akhirnya menetap di Campuhan. Campuhan merupakan pertemuan dua aliran sungai, Wos Barat dan Wos Timur, dan dipercaya mampu menyembuhan penyakit atau sebagai ubad (obat).

Penduduk Ubud, berdasarkan Sensus 2010, berjumlah 11.187 jiwa, sedangkan total penduduk Kabupaten Gianyar 69.631 jiwa. Luas wilayah Desa Ubud 7,32 kilometer persegi dan jarak dari Kota Denpasar 25 kilometer.

Cok Putra menjelaskan, Ubud memang tidak lepas dari karya seni. Galeri-galeri lukisan bermunculan setelah Puri Lukisan (1954) diresmikan dan hingga kini dikelola Puri Ubud. Ia pun menjadi Direktur Puri Lukisan tersebut.

KOMPAS/AYU SULISTYOWATI I Nyoman Jendra (49), pelukis asal Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, tengah sibuk menyelesaikan lukisannya di ruang pamernya, Rabu (11/12/2013). Ia salah satu pelukis yang setia mengembangkan seni lukis di Ubud yang dipengaruhi pelukis besar Walter Spies, Rudolf Bonnet, dan I Gusti Nyoman Lempad di era tahun 1930-an.
Pande Wayan Suteja Neka, pemilik Museum Neka yang juga kolektor lukisan mengatakan, Ubud bagaikan magnet yang mampu menarik pelukis-pelukis dunia. Karena itu, ia meyakini, dengan seni budaya yang lestari, bisa menjadikan Ubud sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Begitu aura yang dimiliki Ubud. Ia pun bangga menjadi anak Ubud.

Ini juga menginspirasi Janet de Neefe, penggagas Ubud Writers and Readers Festival. Termasuk sejumlah musisi yang memercayai Ubud mampu menjadi ubad cinta tidak hanya melalui lukisan, tetapi juga tulisan dan musik. Film Eat, Pray, Love pun menambah referensi bagaimana Ubud dikenal dunia.

”Ubud begitu tenang menjadikan saya ingin lama-lama tinggal di sini. Andaikan saya harus pulang, suatu saat nanti ingin kembali ke Ubud lagi. Pasti...,” kata Patricia, dengan senyum lebar. (Ayu Sulistyowati) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

Travel Update
Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Travel Update
Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Travel Tips
Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Travel Update
15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

Jalan Jalan
Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Travel Update
Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

BrandzView
Panduan Transportasi ke Museum Katedral Jakarta, Berhenti di Stasiun Juanda

Panduan Transportasi ke Museum Katedral Jakarta, Berhenti di Stasiun Juanda

Travel Tips
Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.