Tips Nyaman di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 31/12/2013, 08:44 WIB
Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
EditorI Made Asdhiana

Untuk mengatasi adanya calo, Bram mengusulkan agar airlines tidak menjual tiket di bandara. Namun hal ini masih tanda tanya besar karena maskapai penerbangan belum tentu setuju. Begitu pula dengan penggantian tipe pesawat menjadi yang lebih besar untuk rute-rute gemuk dengan banyak frekuensi, seperti ke Surabaya dan Denpasar.

Sebenarnya, lanjut Bram, kalau petugas bandara, airlines, ground handling, memberi pelayanan yang ramah, otomatis orang-orang yang melanggar itu akan hilang. Harapannya, tidk ada lagi taksi gelap, pedagang asongan dan calo di bandara.

Bagaimana dengan aksi penumpang yang sekarang ini cenderung anarkis jika penerbangan tertunda atau dibatalkan? Pihak bandara sudah membentuk response team. Tim ini akan merespons yang terjadi di lapangan terutama kalau ada delay.

"Biasanya penumpang mencecar petugas. Karena ketakutan, petugas sembunyi. Makanya kalau ada delay, duty manager dari maskapai bisa melaporkan kondisinya ke polisi setempat atau Kasospol. Lihat indikasinya. Jika delay makin lama, laporan bisa sampai ke tingkat yang paling atas," tuturnya.

Menurut Bram, yang dibutuhkan penumpang adalah informasi dan komunikasi. Penumpang ingin mendapatkan informasi yang jelas. Petugas pun harus berani menyampaikan penjelasan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X