Wisata Alam Masih Favorit

Kompas.com - 31/12/2013, 21:31 WIB
Keindahan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran, Kebupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2011). Candi Hindu yang dibangun sekitar abad VII tersebut ditemukan Loten tahun 1740. Rafles mencatat kawasan candi tersebut dengan nama Gedong Pitoe sesuai dengan kelompok bangunan yang berjumlah tujuh. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Keindahan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran, Kebupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2011). Candi Hindu yang dibangun sekitar abad VII tersebut ditemukan Loten tahun 1740. Rafles mencatat kawasan candi tersebut dengan nama Gedong Pitoe sesuai dengan kelompok bangunan yang berjumlah tujuh.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS — Wisata alam menjadi tempat wisata favorit pada musim liburan akhir tahun, Selasa (31/12/2013) hingga awal tahun 2014 mulai Rabu (1/1/2014). Beberapa obyek wisata alam diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.

Candi Gedong Songo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, misalnya, mengalami lonjakan pengunjung hingga 10 kali lipat. Dalam sehari, jumlah pengunjung di obyek wisata ini lebih dari 2.000 orang per hari. Padahal, pada hari biasa, jumlah kunjungan hanya 200-230 orang per hari.

”Pengunjung obyek wisata ini tidak hanya dari Jawa Tengah, tetapi juga dari luar Jawa Tengah, bahkan dari luar Pulau Jawa. Bahkan, yang berasal dari Jakarta mencapai 40-50 persen,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Obyek Wisata Candi Gedong Songo Rudy Bhayangkara, Sabtu (28/12/2013) lalu.

Sejumlah pengunjung mengaku senang dengan nuansa alam yang sejuk dan keindahan pemandangan di kompleks Candi Gedong Songo. ”Di sini segar dan bisa menyegarkan pikiran dari segala rutinitas sehari-hari,” kata Sudarjo (57), pengunjung asal Yogyakarta, yang datang bersama istri dan dua anaknya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kawah Ratu Gunung Tangkubanparahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/01/2012).
Di Jawa Barat, obyek wisata alam yang juga mengalami lonjakan pengunjung adalah kawasan Lembang, Bandung Barat, dan Subang. Selain taman bermain dan hutan alam, ribuan pengunjung juga memadati obyek wisata seperti Tangkubanparahu dan taman wisata pemandian air panas alami Sari Ater.

Seperti halnya kawasan Bogor, wilayah Bandung Barat dan Subang yang berupa dataran tinggi menjadi favorit karena menawarkan panorama alam pegunungan. Dua obyek wisata yang pengunjungnya meningkat sejak liburan panjang, termasuk Natal, dan diprediksikan terus meningkat hingga perayaan Tahun Baru adalah Tangkubanparahu dan taman wisata pemandian air panas alami Sari Ater.

Koordinator Bagian Tiket Obyek Wisata Tangkubanparahu Ahdiyat Hidayat, Minggu (29/12/2013), menyebutkan, sejak liburan dimulai, jumlah pengunjung wisatawan nusantara dan mancanegara meningkat lebih dari 100 persen. Jika pada hari biasa wisatawan nusantara 2.000-3.000 orang, pada masa liburan jumlahnya menjadi 7.000-9.000 orang. Begitu juga dengan wisatawan mancanegara yang kebanyakan dari Malaysia, terjadi peningkatan dari 500 orang pada hari biasa menjadi 1.500 orang.

KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA Seorang anak bermain sepeda bersama orangutan didampingi keeper di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/12/2013).
Ahdiyat memperkirakan, jumlah pengunjung akan terus meningkat dan puncaknya akan terjadi para perayaan Tahun Baru nanti. Sebanyak 15.000-20.000 wisatawan diperkirakan datang ke Tangkubanparahu.

Sementara di Surabaya, Jawa Timur, wisatawan membanjiri Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya. Diperkirakan pengunjung memuncak pada 1 Januari 2014 hingga mencapai 60.000 orang. Menurut Agus Supangkat dari Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, jumlah itu meningkat dibandingkan dengan 1 Januari 2013, yakni 47.038 orang. (W Megandika M, Ismail Zakaria, dan F Pati Herin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

PHRI Yogyakarta Hadapi Pemotongan Cuti Bersama: Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Cuti Bersama 2021 Dipotong Tidak Pengaruhi Wisatawan Lokal di Garut

Travel Update
Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Disparbud Garut: Cuti Bersama 2021 Dipangkas Pengaruhi Pendapatan Warga

Travel Update
Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Warga Desa di Garut Mulai Sadar Wisata, Banyak Desa Wisata Bermunculan

Travel Update
Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Longsor di Cilawu Garut, Desa Wisata Dayeuhmanggung Tidak Terdampak

Travel Update
Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X