Kompas.com - 02/01/2014, 17:06 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Setelah terbang 2,5 jam dari Bandara Soekarno-Hatta, pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia mendarat dengan mulus di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (2/1/2014). Saat menuruni tangga pesawat, Bupati Banyuwangi Azwar Anas didampingi Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer disambut para pejabat di Pemkab Banyuwangi dan masyarakat setempat.

Pesawat yang 2 hari lalu baru tiba di Indonesia dari pabriknya di Perancis itu, menurut Erik, langsung dibawa terbang ke Banyuwangi untuk diperkenalkan kepada masyarakat Banyuwangi sosok pesawat yang nantinya direncanakan menerbangi rute Surabaya-Banyuwangi. "Masuknya Garuda ke Banyuwangi akan semakin mempermudah akses para wisatawan ataupun pebisnis untuk terbang ke Banyuwangi," kata Erik.

Menurut Erik, Garuda Indonesia akan memulai penerbangan Surabaya-Banyuwangi pada April 2014. Penerbangan ini merupakan momen penting untuk menggerakkan potensi Banyuwangi, terutama dari sisi pariwisata dan bisnis.

Sementara Bupati Banyuwangi Azwar Anas terlihat begitu antusias menyambut rencana penerbangan ini. Dalam penerbangan dari Jakarta ke Banyuwangi, Azwar Anas begitu piawai memperkenalkan potensi Banyuwangi terutama sisi pariwisata kabupaten yang dijuluki "The Sunrise of Java" ini kepada para penumpang pesawat.

WWW.BANYUWANGIKAB.GO.ID Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jatim, yang menjadi salah satu rute Banyuwangi Tour de Ijen pada 2-5 November 2013.
"Makin banyak maskapai yang masuk ke Banyuwangi menunjukkan ekonomi daerah kami bergerak maju, ditopang sektor agribisnis, pariwisata dan industri," katanya.

Dari sisi pariwisata, Banyuwangi mempunyai beragam destinasi menarik, seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Pantai Plengkung, Teluk Hijau hingga perkebunan yang dikonsep argo-tourism.

"Saya melihat potensi pariwisata Banyuwangi begitu beragam. Promosi juga begitu intensif sehingga menarik wisatawan untuk datang. Jadi kami memutuskan untuk terbang ke Banyuwangi pada April mendatang," tambah Erik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.