Kompas.com - 04/01/2014, 16:07 WIB
EditorI Made Asdhiana

Di Kabupaten Musi Banyuasin, sejumlah industri pengolahan kelapa sawit juga dibangun di tepi sungai. Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari mengatakan, ancaman terhadap Musi di daerahnya terutama adalah limbah pengolahan pabrik-pabrik itu. ”Kami tegaskan ada sanksi keras jika ditemukan industri buang limbah langsung ke Musi,” ucapnya.

Menyangga kehidupan

Semakin ke hilir, semakin banyak sampah ditemui. Sampah plastik dan limbah rumah tangga bercampur dengan bangkai anjing dan tikus. Sungguh tak sedap dipandang. Banyaknya sampah menunjukkan bagaimana Musi dimanfaatkan sebagai tempat sampah raksasa.

Padahal, Musi masih menyangga kehidupan ribuan orang yang tinggal di pesisirnya. Sepanjang perjalanan, terlihat ibu-ibu berkain yang mandi dan mencuci, para nelayan menebar jala mencari ikan dengan ketek (sampan kayu), serta perahu-perahu tradisional hilir mudik mengangkut penumpang dan beragam hasil bumi. Musi juga masih menjadi sumber air utama sejumlah kota dan kabupaten di Sumsel.

Seiring pembangunan jalan darat di Sumsel, Sungai Musi kian ditinggalkan. Kehidupan kian berorientasi ke darat. Rumah-rumah yang dulu dibangun menghadap Musi kini semakin banyak yang membelakanginya. Berada di belakang rumah berarti menjadi tempat sampah. Rumah dan bangunan juga terlihat banyak dibangun tepat di bibir Musi. Padahal, guna menjaga kelestarian sungai, bangunan harus berjarak 50-100 meter dari bibir sungai.

Bagaimanapun, majunya pembangunan infrastruktur Sumsel bukan penyebab kerusakan Musi. Sejauh ini tak terlihat adanya upaya tegas guna menjaga kelestarian sungai bersejarah itu.

Potensi wisata

Kerusakan lingkungan Sungai Musi menjadi keprihatinan Musi Triboatton. Kepala Subdirektorat Promosi Wilayah Sumatera Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Raseno Arya mengatakan, Musi Triboatton digelar agar orang-orang kembali menengok kepada Musi. Menengok juga mencakup menjaga kelestarian Musi serta menggali kembali sejarah dan kultur sungai.

Melestarikan lingkungan Musi menjadi salah satu syarat utama menggerakkan potensi wisata itu. ”Potensi wisata Musi sesungguhnya sangat besar, mulai dari wisata olahraga, sejarah, hingga alam. Sungai-sungai besar dunia banyak yang menjadi tujuan wisata dan menggerakkan ekonomi warga. Lihat saja Seine di Perancis dan Chao Phraya di Thailand,” katanya.

Seperti namanya, perjalanan Musi Triboatton 2013 diselingi pertandingan olahraga sungai, yaitu arung jeram, kayak, dan perahu naga. Tahun ini, kegiatan diikuti 10 tim, di antaranya dari Malaysia dan Singapura.

Triboatton sendiri merupakan istilah modifikasi dari triatlon yang mempertandingkan lari, renang, dan sepeda. Kata atletik dalam triatlon diganti dengan boat (perahu) dalam triboatton. Istilah ini disebut-sebut khusus dibuat untuk ajang di Sungai Musi tersebut dan bisa jadi satu-satunya yang digelar di dunia.

Wakil Bupati Empat Lawang Syahril Hanafiah mengatakan, tanpa Musi, Empat Lawang yang terletak di perbatasan Sumsel dan Bengkulu itu tak akan dikenal di luar Sumsel.

Antusiasme warga terhadap Musi Triboatton sangat tinggi. Musi pun kembali menjadi pusat perhatian. Meskipun sesaat, orang-orang kembali menengok kepadanya. (Irene Sarwindaningrum)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.