Falsafah Budaya Jawa di Kerimbunan Ullen Sentalu

Kompas.com - 05/01/2014, 19:39 WIB
Taman di Museum Ullen Sentalu. KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARITaman di Museum Ullen Sentalu.
|
EditorI Made Asdhiana

Ruang koleksi di dalam museum sangat banyak jumlahnya. Namun di Ruang Sasana Sekar Bawana pengunjung bisa beristirahat dengan disediakan minuman Jamu Ratu Mas. Minuman seperti wedang jahe dengan rasa asam manis, hangat di tenggorokan. Konon percaya atau tidak, minuman ini bisa membuat awet muda.

Di ruangan ini juga ditampilkan detil pakaian adat pengantin wanita Jawa. Pengunjung juga diperbolehkan memotret.

Museum Ullen Sentalu dikelola oleh swasta dibawah Yayasan Ulating Blencong. Peresmian museum pada tanggal 1 Maret 1997 oleh KGPPA Paku Alam VIII, Gubernur Yogyakarta saat itu.

Nama Ullen Sentalu diambil dari pepatah "Ulating Blencong Sejatine Tataraning Lumaku" yang berarti "Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan". Blencong mengacu pada lampu minyak yang menerangi pertunjukan wayang kulit.

Lokasi museum berada di Jalan Boyong Taman Wisata Kaliurang, Yogyakarta. Jam buka adalah hari Selasa sampai Minggu pukul 09.00 - 16.00. Tarif tiket masuk yang diberikan untuk pengunjung dewasa adalah Rp 30.000 dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Sedangkan untuk pengunjung mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp 50.000.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X