PAD Pariwisata DKI Jakarta Meningkat

Kompas.com - 08/01/2014, 10:49 WIB
Kelompok kesenian ondel-ondel KOMPAS/IWAN SETIYAWANKelompok kesenian ondel-ondel "Bintang Saroja" asal Rawamangun tampil menghibur wisatawan sekaligus mengamen di kawasan wisata kota tua di depan Museum Fatahillah, Jakarta, Minggu (27/3/2011).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2013 dari sektor pariwisata mengalami peningkatan sebesar 60 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman.

"Peningkatan PAD ini terjadi karena jumlah wisatawan yang semakin meningkat sepanjang tahun lalu, baik wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Arie di Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Menurut Arie, total pendapatan dari pajak restoran, hiburan, hotel dan retribusi-retribusi lainnya pada 2013 mencapai Rp 3,103 triliun, atau meningkat sebesar 60 persen dari tahun 2012 yang hanya Rp 2,6 triliun.

Sementara itu, berdasarkan data Disparbud DKI, jumlah wisatawan domestik di Jakarta sepanjang 2013 mencapai 31.646.700 orang, atau meningkat 9,12 persen dibandingkan 2012 yang hanya sebanyak 28.800.000 orang.

Untuk jumlah wisatawan mancanegara mencapai 2.293.000 orang pada 2013 atau mengalami peningkatan sebesar 7,8 persen dari tahun lalu, yaitu 2.125.513 wisatawan.

"Wisatawan mancanegara yang paling sering mengunjungi Jakarta, antara lain Malaysia, China, Jepang, Singapura, Arab Saudi, Korea Selatan, Amerika Serikat, India, Australia, dan Taiwan," ujar Arie.

KOMPAS/LASTI KURNIA Rombongan turis mancanegara menggunakan sepeda sewaan berkeliling di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (30/3/2011). Wisata kota tua dengan mengunjungi situs bangunan tua dan lokasi bersejarah merupakan salah satu paket yang digemari turis mancanegara yang berkunjung ke Jakarta.
Di samping itu, dia mengungkapkan pertumbuhan industri pariwisata di Jakarta juga terus meningkat, yakni dari 8.843 unit bisnis pada 2012 menjadi 10.172 unit bisnis pada 2013 atau meningkat sekitar 15,03 persen.

Begitu pula dengan jumlah penyelenggaraan acara budaya di ibukota. Jika pada 2012 hanya ada 147 kegiatan, pada tahun 2013 melonjak menjadi 246 kegiatan. "Maka dari itu, penyerapan yang dilakukan oleh seluruh jajaran di dinas ini bisa mencapai 93 persen. Jumlah ini harus dipertahankan, atau lebih baik lagi ditingkatkan pada 2014," tutur Arie.

Disparbud DKI mencatat sepanjang 2013, sekitar 97 festival budaya, baik skala lokal maupun internasional telah diselenggarakan, di antaranya Jakarta Bienalle, JIFFEST, Monas Jakarta Karnaval, World Royal Heritage, Malam Muda-Mudi, Jakarta International Performing Arts, dan masih banyak lagi.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mancanegara tiba di Jalan Jaksa, Jakarta Pusat untuk mencari tempat menginap, Kamis (3/1/2013). Menurut data Badan Pusat Statistik, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia bulan November 2012 mencapai 693,9 ribu orang, naik 5,94 persen dibanding November 2011.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X