Kompas.com - 08/01/2014, 16:28 WIB
Sejumlah wisatawan tampak asyik melakukan rafting dengan perahu karet di Sungai Elo, Rabu (1/1/2014) siang. Kunjungan wisatawan di sejumlah obyek wisata di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan cukup drastis saat liburan natal dan tahun baru kali ini.  TRIBUNJOGJA.COM/AGUNG ISMIYANTOSejumlah wisatawan tampak asyik melakukan rafting dengan perahu karet di Sungai Elo, Rabu (1/1/2014) siang. Kunjungan wisatawan di sejumlah obyek wisata di Kabupaten Magelang mengalami peningkatan cukup drastis saat liburan natal dan tahun baru kali ini.
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan pada sejumlah obyek wisata di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengalami peningkatan cukup drastis saat liburan natal dan tahun baru. Obyek wisata Candi Borobudur masih memiliki magnet cukup kuat untuk menarik pengunjung. Sementara, wisata minat khusus arung jeram di Sungai Elo juga dipadati wisatawan.

Sejumlah wisatawan tampaknya tertarik untuk mencoba rafting dengan perahu karet di alur Sungai Elo, Rabu (1/1/2014) siang. Meski gerimis sempat mengguyur wilayah Magelang, namun para wisatawan tetap melakukan perjalanan untuk menyusuri Sungai Elo.

Operator Jogja Rafting, Muslih mengatakan kunjungan wisatawan selama liburan natal 2013 dan tahun baru 2014 meningkat cukup signifikan. Menurutnya, jika di hari biasa hanya ada sekitar 10 hingga 15 perahu yang beroperasi membawa wisatawan. Namun, saat liburan bisa mencapai sekitar 20 sampai 25 perahu per hari.

“Ada peningkatan sekitar 50 persen. Kalau di hari weekend (akhir pekan), kunjungan sampai 1000-an wisatawan. Itu dari total seluruh operator di Kabupaten Magelang,” jelasnya.

Pria yang akrab dipanggil Bang Olle ini menambahkan, dalam akhir pekan pada liburan kali ini, sejumlah operator arung jeram mampu menerjunkan 100 hingga 200 perahu per hari. Setiap perahu berisi enam orang dan satu pemandu. Sementara, harga paket satu perahu dipatok Rp 750.000.

“Tahun ini sangat drastis kenaikannya dibandingkan dengan tahun lalu. Mungkin tahun lalu, wisata arung jeram belum terkenal seperti saat ini. Banyak wisatawan yang datang dari luar daerah,” kata Muslih.

Salah satu wisatawan, Tommi Nasrul (26) mengaku memilih untuk memanfaatkan kegiatan arung jeram di Kabupaten Magelang untuk sekadar melepas penat dan berlatih. Tommi mengaku menyewa dua perahu karet dengan anggota 14 orang, yang sebagian besar merupakan mahasiswa Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta.

“Kami memilih Sungai Elo sebab paling ideal buat pemula. Lumayan buat latihan dan refreshing,” katanya. (Agung Ismiyanto)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X