Kompas.com - 10/01/2014, 17:06 WIB
EditorI Made Asdhiana
LIBURAN? Semua orang pasti menyukainya! Selain untuk "refreshing" dan mengurangi kejenuhan dari aktivitas rutin seperti bekerja atau sekolah, banyak aktivitas seru yang dapat dilakukan saat liburan. Biasanya, saat liburan banyak yang pergi ke luar kota mencari suasana baru untuk berekreasi. Misalnya saja, naik gunung, bersepeda, ke pantai, menyelam, rafting, atau sekadar jalan-jalan di daerah yang memiliki banyak kawasan pariwisata.

Selain banyak aktivitas seru, satu hal yang tidak bisa diabaikan dari liburan adalah mendokumentasikan atau membuat foto-foto saat liburan. Bagi yang hobi fotografi, saat liburan merupakan kesempatan untuk berburu foto, terutama ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi.

Dalam fotografi dikenal istilah fotografi perjalanan (traveling photography), yaitu aktivitas memotret yang dilakukan saat melakukan perjalanan termasuk perjalanan saat liburan. Foto yang sering kali dihasilkan dalam fotografi perjalanan secara umum adalah pemandangan alam, aktivitas dari komunitas lokal di daerah tujuan, serta bangunan-bangunan bersejarah.

Mengumpulkan Informasi

Sebelum pergi ke tempat tujuan saat liburan, penting untuk melakukan riset kecil-kecilan dan mengumpulkan segala informasi terkait lokasi liburan. Tempat menginap dan alat transportasi harus diperhitungkan sebelum berangkat. Di Indonesia, biaya transportasi, terutama untuk bepergian ke daerah di luar Jawa seperti ke kawasan Indonesia timur, masih relatif mahal.

Informasi lain yang dibutuhkan adalah mengenai pergelaran atau kegiatan seni budaya masyarakat setempat yang mungkin sedang berlangsung di tempat tujuan.

Menurut salah seorang pegiat fotografi perjalanan, Endro Gunawan, riset berperan penting dalam foto travelling karena tanpa riset hanya mengandalkan keberuntungan belaka saat berada di lokasi. Dengan riset, hambatan seperti cuaca dapat diantisipasi.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Panorama di Gunung Sibayak, Sumatera Utara.
Riset ini akan membantu menentukan prioritas tempat-tempat yang akan didatangi terlebih dahulu sehingga waktu selama liburan akan lebih efektif. Saat ini, beragam informasi dan forum diskusi mengenai daerah tujuan wisata mudah didapatkan melalui internet.

Peralatan

Mendokumentasikan perjalanan dapat memaksimalkan peralatan atau kamera yang dimiliki. Jika memiliki DSLR, cukup membawa satu atau dua lensa yang benar-benar diperlukan. Hal ini untuk menghindari membawa peralatan yang banyak tetapi tidak terpakai dan malah membebani.

Lensa vario jarak menengah seperti 24-70 mm sudah cukup untuk mendapatkan foto dengan sudut lebar (24 mm) untuk merekam panorama, dan sedikit detail pada saat gelang lensa dipindahkan ke 70 mm.

Jika menggunakan DSLR dirasa ribet, menggunakan kamera compact dapat menjadi alternatif pilihan. Saat ini, sejumlah produsen kamera meluncurkan kamera jenis mirrorless. Kamera ini memiliki kemampuan yang hampir sama dengan DSLR tetapi tidak menggunakan cermin pantul seperti DSLR, bentuknya juga lebih kecil. Kamera mirrorless juga dapat ditukar lepas lensanya seperti DSLR.

Ukurannya yang kecil dan kompak dirasa cocok bagi penggemar fotografi perjalanan. Selain tidak terlalu mencolok saat memotret, juga tidak terlalu berat saat dibawa. Memotret perjalanan pasti akan menghasilkan banyak foto, untuk itu perlu dipersiapkan kartu memori lebih dari satu. Kartu memori cadangan sangat membantu untuk mem-back up data.

Pengalaman menyenangkan

Fotografi perjalanan memberikan banyak pengalaman dan hal baru, selain sambil berlibur dan refreshing, tak jarang banyak momen menyenangkan yang dijumpai.

Fotografer Jerry Aurum berbagi salah satu pengalaman unik yang dialaminya saat berlibur di kota wisata Kaikoura, Selandia Baru.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Dermaga Loh Liang di Pulau Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
"Waktu itu saya mencoba memotret anjing laut liar yang berjemur di antara gugusan karang. Saya harus berenang menggunakan wetsuit setebal 1 cm untuk menghindari hipotermia. Setelah mereka terbiasa dengan kehadiran saya, mereka mulai melompat di udara dan mengajak saya bermain-main. Bahkan, mereka berpose close-up di depan kamera saku saya, mungkin mereka penasaran dengan pantulan dirinya di lensa kamera," ujar Jerry.

Pengalaman dan hal-hal baru yang didapat sekarang juga dapat dibagikan melalui berbagai media sosial. Selain Facebook dan Twitter, juga bisa melalui Instagram, Flicker, Path, ataupun Google+.

Selain itu, foto-foto perjalanan juga bisa dikirimkan ke majalah wisata baik lokal maupun internasional. Jadi, jangan ragu mendokumentasikan saat menjalani liburan, selain bisa rekreasi, siapa tahu karya foto kita bisa bermanfaat. (RAD)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Stasiun Central Kyiv, Lokasi Kedatangan Jokowi Saat ke Ukraina

5 Fakta Stasiun Central Kyiv, Lokasi Kedatangan Jokowi Saat ke Ukraina

Jalan Jalan
10 Tempat Nongkrong di Bogor, Ada Kafe dengan Pemandangan Gunung Salak

10 Tempat Nongkrong di Bogor, Ada Kafe dengan Pemandangan Gunung Salak

Jalan Jalan
Terbang ke India Pakai Batik Air, Harga Tiket Mulai Rp 3,1 Juta

Terbang ke India Pakai Batik Air, Harga Tiket Mulai Rp 3,1 Juta

Travel Promo
10 Wisata Menarik Tangerang, Pas untuk Liburan Akhir Pekan

10 Wisata Menarik Tangerang, Pas untuk Liburan Akhir Pekan

Jalan Jalan
Kenapa Biaya Konservasi Taman Nasional Komodo Capai Rp 5,8 Juta Per Tahun?

Kenapa Biaya Konservasi Taman Nasional Komodo Capai Rp 5,8 Juta Per Tahun?

Travel Update
Berburu Momen Matahari Terbit di Bukit Wolobobo yang Penuh Tantangan

Berburu Momen Matahari Terbit di Bukit Wolobobo yang Penuh Tantangan

Jalan Jalan
Apa yang Bisa Dilakukan jika Alami Pelecehan Seksual Saat Naik DAMRI?

Apa yang Bisa Dilakukan jika Alami Pelecehan Seksual Saat Naik DAMRI?

Travel Tips
20 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2022, Singkat dan Penuh Makna

20 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2022, Singkat dan Penuh Makna

Travel Tips
Kabupaten Malang Bentuk Komunitas Content Creator untuk Promosi Wisata

Kabupaten Malang Bentuk Komunitas Content Creator untuk Promosi Wisata

Travel Update
Masuk ADWI 2022, Desa Wisata Taman Loang Baloq Punya Wisata Religi

Masuk ADWI 2022, Desa Wisata Taman Loang Baloq Punya Wisata Religi

Jalan Jalan
AirAsia Buka Rute Bali-Medan PP Mulai 8 Juli 2022

AirAsia Buka Rute Bali-Medan PP Mulai 8 Juli 2022

Travel Update
Sanggar Kope Oles Todo Kongkol, Wisata Budaya Baru di Labuan Bajo

Sanggar Kope Oles Todo Kongkol, Wisata Budaya Baru di Labuan Bajo

Travel Update
Harga Tiket Masuk Garut Dinoland, Jam Buka, dan Lokasinya 

Harga Tiket Masuk Garut Dinoland, Jam Buka, dan Lokasinya 

Jalan Jalan
Sitalang River Tubing, Sensasi Melintasi 2 Sungai di Salatiga

Sitalang River Tubing, Sensasi Melintasi 2 Sungai di Salatiga

Jalan Jalan
Catat, Berikut 5 Ide Traveling Anti-mainstream ke Singapura Usai Pandemi

Catat, Berikut 5 Ide Traveling Anti-mainstream ke Singapura Usai Pandemi

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.