Kompas.com - 15/01/2014, 12:46 WIB
Wisatawan asal Belanda mengabadikan kunjungan mereka di permukiman yang rusak terkena lahar hujan di Desa Jumoyo, Salam, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (6/7/2011). Lokasi tersebut menjadi salah satu tempat singgah bagi berbagai agen pariwisata Yogyakarta yang hendak mengantar wisatawan ke Candi Borobudur. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOWisatawan asal Belanda mengabadikan kunjungan mereka di permukiman yang rusak terkena lahar hujan di Desa Jumoyo, Salam, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (6/7/2011). Lokasi tersebut menjadi salah satu tempat singgah bagi berbagai agen pariwisata Yogyakarta yang hendak mengantar wisatawan ke Candi Borobudur.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Pelesiran di musim hujan? Jangan menghalangi niat Anda untuk berwisata walau cuaca seakan tak mendukung. Cukup cermati beberapa hal sehingga saat berwisata tetap menyenangkan.

Kenali destinasi yang akan Anda tuju. Jika destinasi wisata Anda merupakan negara tropis, maka sudah dipastikan di akhir tahun adalah musim hujan. Ketahui musim hujan di destinasi wisata yang Anda tuju.

Alternatif tempat wisata. Jika Anda pelesir saat musim hujan, jangan sampai Anda terjebak di hotel seharian karena hujan. Buatlah rencana tempat-tempat wisata yang bisa Anda kunjungi bila hujan turun. Termasuk akses yang aman menuju tempat tersebut. Museum misalnya bisa menjadi pilihan. Transportasi seperti taksi tentu lebih baik saat hujan.

Ramalan cuaca. Cari tahu ramalan cuaca di destinasi wisata. Bagaimana prediksi cuaca hari tersebut. Jika diperkirakan hujan lebat dengan angin kencang, ada baiknya Anda berada di hotel saja atau di dalam suatu ruangan.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Kunjungan wisatawan mancanegara di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (4/10/2013). Beberapa waktu lalu, museum tersebut kehilangan empat artefak berlapis emas yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-10 Masehi.
Daerah banjir. Penting juga untuk memastikan apakah destinasi wisata yang Anda tuju merupakan daerah rawan banjir. Jika ya, maka berhati-hatilah. Jangan nekat menerobos banjir walaupun bisa Anda lalui dengan jalan kaki. Bisa-bisa malah Anda sakit.

Bawa payung dan jas hujan. Tak ada salahnya Anda membawa jas hujan dan payung kecil yang muat di dalam tas. Lebih baik membawanya daripada Anda kehujanan di jalan.

Jaga stamina. Biasanya saat pelesiran, waktu tidur untuk beristirahat malah kurang. Sebisa mungkin Anda tetap tidur 6-8 jam sehari. Jaga stamina dengan terus makan terutama aneka buah-buahan. Jangan lewatkan sarapan. Bila perlu, Anda bisa minum vitamin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.