Kompas.com - 19/01/2014, 06:33 WIB
Wisatawan mengunjungi lokasi wisata Pura Ulu Watu, Bali, Selasa (1/1/2011). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengunjungi lokasi wisata Pura Ulu Watu, Bali, Selasa (1/1/2011).
EditorI Made Asdhiana
NUSA DUA, KOMPAS.com - Sekretaris Ditjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), I Gusti Ngurah Putra mengatakan China merupakan pasar utama pariwisata Indonesia yang setiap tahun memberikan kontribusi cukup besar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara.

"Kami optimistis akan meningkat seiring semakin mudahnya aksesibilitas dengan bertambahnya penerbangan langsung dari China ke destinasi pariwisata di Indonesia, seperti dilakukan Hainan Airlines dengan membuka rute baru Beijing-Denpasar mulai 15 Januari 2014," katanya pada acara "Inauguration Flight Hainan Airlines" di Nusa Dua, Bali, Sabtu (18/1/2014).

Ngurah Putra mengatakan penerbangan Hainan Airlines dari Beijing ke Bali menggunakan pesawat Boeing 767-300 ER berkapasitas 223 penumpang dalam tiga kali seminggu ini akan mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) China ke Indonesia yang tahun ini menargetkan sebanyak 970.000 orang.

Menurut Ngurah Putra, China merupakan pasar utama tahun 2013 karena dari jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sekitar 8,7 juta, kontribusi wisman China sekitar 800 ribu wisman. Sedangkan tahun 2014 pemerintah menargetkan kunjungan 9,2 juta wisman, di antaranya kontribusi wisman China sebesar 970.000 atau meningkat sekitar 170.000 wisman.

"Ibu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu secara khusus minta kepada jajaran pemasaran pariwisata agar fokus pada pasar China. Untuk ini kita menggencarkan promosi serta mempermudah akses penerbangan langsung," katanya.

Menparekraf Mari Elka Pangestu pada November 2013 mengadakan kunjungan ke China dalam rangka mempromosikan "Wonderful Indonesia" serta melakukan pembicaraan bilateral dengan Pemerintah Provinsi Fujian untuk meningkatan hubungan melalui program "sister province" (Jawa Tengah-Fujian) dan "sister cities" (Surabaya-Fuzhou dan Chengzhou-Palembang).

Peningkatan hubungan tersebut diwujudkan antara lain dengan membuka penerbangan langsung seperti dilakukan Xiamen Air menghubungkan Fuzhou (ibu kota Fujian) dan Jakarta maupun Hainan Airlines dari Beijing ke Bali.

Ngurah Putra lebih lanjut mengatakan upaya promosi dan bertambahnya penerbangan langsung tersebut telah membuah hasil, dengan meningkatnya kunjungan wisman China ke Indonesia.

"Tahun 2013 menurut data statistik BPS, peningkatan kunjungan wisman dari China paling tinggi dibanding dari negara lain mencapai 125.000 wisman," ujarnya.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Grup musik menghibur turis asing saat makan malam di pinggir pantai Jimbaran, Bali, Jumat (21/6/2013). Kawasan Jimbaran merupakan salah satu tempat tujuan wisatawan selama berlibur di Bali, sejumlah tempat wisata seperti Jimbaran fish market dan Pura Uluwatu berada dekat dengan kawasan ini.
Wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia sebagian besar memilih Bali sebagai tempat favorit berlibur mereka. Sebagaimana hasil polling Beijing "People's Broadcasting 2011", Bali merupakan salah satu dari 10 tujuan wisata dunia terfavorit masyarakat China, selain Australia, Cape Town, Edinburgh, Hawaii, Madrid, Mesir, Air Terjun Niagara, Paris, dan Swiss.

Sementara itu, Kasubdit Analisa Pasar Internasional, Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Kemenparekraf, Budihardjanti mengatakan wisatawan China berlibur ke Indonesia umumnya memilih pada musim liburan panjang, seperti hari raya Imlek yang tahun ini pada 31 Januari 2014.

"Setiap liburan hari raya Imlek jumlah kunjungan wisman ke Indonesia naik signifikan terutama dari RRC, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia," katanya.

Budhihardjanti mengatakan wisatawan China rata-rata memiliki lama tinggal sekitar empat hingga lima hari dengan pengeluran sekitar 100 hingga 110 dollar AS per hari. "Kami berharap kunjungan wisman China tahun ini selain jumlahnya naik, juga lama tinggalnya meningkat sehingga devisa yang kita peroleh akan meningkat pula." katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X