Kompas.com - 20/01/2014, 13:52 WIB
Suasana altar utama di Hongkong Heritage Museum dengan patung Bruce Lee setinggi 3,5 meter, Kamis (5/12/2013), di Hongkong. Sejak 20 Juli 2013, museum tersebut menampilkan lebih dari 600 benda koleksi milik Bruce Lee untuk mengenang 40 tahun wafatnya sang legenda kung fu kebanggaan warga Hongkong tersebut. KOMPAS/ARIS PRASETYOSuasana altar utama di Hongkong Heritage Museum dengan patung Bruce Lee setinggi 3,5 meter, Kamis (5/12/2013), di Hongkong. Sejak 20 Juli 2013, museum tersebut menampilkan lebih dari 600 benda koleksi milik Bruce Lee untuk mengenang 40 tahun wafatnya sang legenda kung fu kebanggaan warga Hongkong tersebut.
EditorI Made Asdhiana

”Bruce Lee adalah sosok pekerja keras dan totalitas terhadap apa yang ia kerjakan. Museum ini adalah bentuk penghormatan dan kebanggaan masyarakat Hongkong terhadap sang legenda,” ujar Ivan Casagrande Momot, pengunjung Hongkong Heritage Museum asal Indonesia.

Dipenuhi legenda

Gerakan bela diri yang diperagakan Bruce Lee mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Bruce Lee juga sohor dengan pukulan yang disebut one inch punch, yaitu memukul sasaran dari jarak sekitar 1 inci atau 2,5 sentimeter saja. Yang populer dan masih bisa disaksikan di situs Youtube adalah saat Bruce Lee memukul atlet bela diri dalam sebuah turnamen karate dari jarak 1 inci. Pukulan tangan kanannya mampu mengempaskan lawannya meski bertubuh lebih besar.

Sampai kini, kematian sang legenda masih diselimuti misteri. Ada yang menyebut jika ia mati oleh seorang pendekar Shaolin yang marah karena Bruce Lee mengajarkan kung fu ke dunia Barat. Ada pula yang mengatakan ia meninggal disebabkan latihan fisik yang teramat keras. Yang pasti, Bruce Lee wafat dalam usia muda di saat kariernya berada di puncak, yakni 32 tahun.

Salah satu warisan Bruce Lee yang diabadikan di museum tersebut adalah perkataannya tentang keabadian. Ia berkata, ”The key to immortality is first, living a life worth remembering. Kunci menuju kehidupan abadi adalah, yang pertama-tama, menjalani kehidupan yang pantas dikenang.” (Aris Prasetyo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.