Kompas.com - 24/01/2014, 17:45 WIB
Seorang perajin batik, Sabtu (7/12/2013), tengah melakukan proses menembok atau menutup pola yang bakal dibiarkan putih dengan menggunakan malam (lilin). Proses itu dilakukan pada selembar kain batik di Sanggar Batik Katura, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. KOMPAS/INGKI RINALDISeorang perajin batik, Sabtu (7/12/2013), tengah melakukan proses menembok atau menutup pola yang bakal dibiarkan putih dengan menggunakan malam (lilin). Proses itu dilakukan pada selembar kain batik di Sanggar Batik Katura, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
EditorI Made Asdhiana
POHON mangga yang rindang dan hamparan kain batik di rumah Katura (61), perajin batik Trusmi, membuat hawa panas di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, luruh. Tidak hanya karena tubuh secara fisik merasa ternaungi pohon besar yang menyegarkan, tetapi pikiran dan perasaan dimanjakan oleh koleksi batik milik Katura.

Jangan heran, harga batik karya Katura cukup tinggi, mulai dari ratusan ribu rupiah sampai puluhan juta rupiah. Batik miliknya pun banyak dipesan kolektor dalam negeri, sampai dengan penggemar batik dari luar negeri, seperti Jepang, Australia, dan Amerika Serikat.

Batik karya Katura menjadi buruan lantaran ketelitian dan keberaniannya mengerjakan motif-motif rumit dengan presisi yang luar biasa. Ia umumnya menggambar sendiri motif-motif batik itu sebelum dikerjakan oleh perajin binaannya.

Sebelum jauh penasaran dengan batik karya Katura, Anda mesti menyempatkan diri untuk mengunjungi kampung tempatnya berkreasi, Trusmi. Desa yang merupakan bagian dari Kecamatan Plered itu berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Cirebon. Di desa ini, Anda bisa berburu batik dan menemukan banyak perajin, seperti Katura yang sebagian besar kini sudah memiliki toko-toko atau ruang pamer representatif. Bisa dibilang, Trusmi telah menjelma menjadi kampung ”etalase” batik di Cirebon.

Menuju Trusmi

Bagi pelancong yang berasal dari Jakarta, sarana transportasi yang layak dicoba untuk menjangkau Cirebon ialah kereta api. Ada lima jadwal pemberangkatan KA dari Jakarta menuju Cirebon untuk kelas eksekutif dan bisnis. Di kelas ekonomi, pilihan kereta pun lebih banyak karena hampir semua kereta api tujuan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang melintasi jalur utara, mampir di Stasiun Cirebon. Jes.... jes... tuut....

Sesampai di Stasiun Cirebon, ada banyak pilihan kendaraan untuk meneruskan perjalanan ke Trusmi, bisa dengan bus travel, taksi, atau angkutan umum, bahkan becak dan ojek. Semua tergantung selera dan ongkos pribadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/AGUS SUSANTO Perajin batik tulis di sanggar batik Katura, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (25/9/2013). Lama pembuatan batik sekitar 100 hari dengan harga jual batik tulis halus berkisar Rp 3 juta hingga Rp 15 juta.
Namun, untuk menjangkau rumah-rumah perajin yang umumnya masuk ke gang-gang sempit, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk memilih becak sesampai di Kampung Trusmi. Atau jika Anda gemar berjalan, mengayunkan kaki mengelilingi gang-gang di Trusmi juga pasti mengasyikkan.

Belajar membatik

Pada liburan Natal dan akhir tahun lalu, Trusmi menjadi salah satu tujuan wisata bagi pelancong yang berkunjung ke Cirebon. Beberapa toko batik menyediakan juga sarana belajar bagi wisatawan yang ingin belajar membatik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Promosi Pariwisata Kulon Progo Lewat Tiga Film Pendek Berlatar Tempat Wisata dan Budaya

Promosi Pariwisata Kulon Progo Lewat Tiga Film Pendek Berlatar Tempat Wisata dan Budaya

Travel Update
6 Vila di Puncak Bernuansa Bali, Harga Mulai Rp 600.000

6 Vila di Puncak Bernuansa Bali, Harga Mulai Rp 600.000

Jalan Jalan
Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Jalan Jalan
 Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary
Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Jalan Jalan
Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Travel Update
Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Travel Update
7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

Jalan Jalan
Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Travel Update
Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Travel Update
 6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

Jalan Jalan
Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Langkawi Malaysia Sambut Turis Domestik Lewat Travel Bubble

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.