Jelang Imlek, Kamar Hotel di Pontianak dan Singkawang Sudah Dipesan

Kompas.com - 25/01/2014, 09:46 WIB
Lampion sudah terpasang di area Jl Diponegoro, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (12/1/2014). TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDALampion sudah terpasang di area Jl Diponegoro, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (12/1/2014).
EditorI Made Asdhiana
PONTIANAK, KOMPAS — Menjelang perayaan Imlek 2014, Jumat (31/1/2014), kamar di sejumlah hotel di Pontianak dan Singkawang, Kalimantan Barat, sudah hampir habis dipesan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan, ada hotel yang semua kamarnya sudah dipesan sejak setahun lalu.

”Di Singkawang ada tujuh hotel kelas berbintang dan 23 kelas menengah. Sejak dua bulan lalu sudah dipesan dan sekarang hampir 100 persen dipesan,” ujar Mulyadi Qamal, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Singkawang yang juga pemilik Hotel Khatulistiwa Singkawang, beberapa waktu lalu.

Di Hotel Aston Pontianak, misalnya, pemesanan kamar sudah sejak setahun lalu. Sebanyak 156 kamar di hotel ini sudah habis dipesan. ”Kalau beberapa bulan sebelum Imlek baru pesan, sudah tidak kebagian lagi,” ujar Public Relation Manager Hotel Aston Pontianak, Mulyadi M.

Mulyadi Qamal mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, Kalimantan Barat, khususnya Pontianak dan Singkawang, selalu menjadi tujuan wisatawan saat Imlek. Perayaan Cap Go Meh pada 14-15 Februari yang dirayakan meriah di Singkawang juga selalu menarik minat wisatawan.

Pada perayaan Cap Go Meh nanti, panitia mengundang 50 wali kota di seluruh Indonesia. ”Itu juga yang membuat hunian hotel sudah hampir penuh. Kemungkinan ada wisatawan yang tidak kebagian kamar tahun ini karena untuk rombongan tamu wali kota saja membutuhkan tempat tinggal yang banyak,” kata Mulyadi Qamal.

Bahkan, ada pengusaha yang sengaja membangun hotel baru untuk mempersiapkan Imlek tahun ini. ”Pengusaha melihat ada potensi membeludaknya wisatawan. Ada sekitar tiga hotel baru di Singkawang,” katanya.

Untuk mengantisipasi membeludaknya wisatawan, panitia perayaan Imlek di Singkawang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Singkawang mencari alternatif hunian bagi wisatawan. Dinas Pariwisata mempersilakan masyarakat menjadikan rumah mereka sebagai penginapan. ”Dinas Pariwisata akan memilih mana yang pantas,” kata Mulyadi Qamal.

Berdasarkan pantauan Kompas, kemeriahan Imlek sudah mulai tampak di Pontianak. Lampion dan pernak-pernik khas Imlek menghiasi jalan-jalan di Pontianak. Sebagai contoh, di Jalan Gajah Mada, lampion digantung tepat di atas perempatan lampu lalu lintas Jalan Gajah Mada.

KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Salah satu toko yang menjual aneka pernak-pernik khas menyambut tahun baru Imlek di Jalan Sejahtera, Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (10/1/2014).
Kompleks pertokoan dan perhotelan di Pontianak pun mulai memasang atribut Imlek. Bahkan, hotel-hotel sudah membuat dekorasi khusus bertema Imlek dengan dominasi warna merah.

Menjelang perayaan Imlek, pekan lalu, 28 klenteng se-Jawa merayakan Bwee Gee atau hari berterima kasih kepada Dewa Bumi Hok Tik Tjing Sien di pusat Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ungkapan syukur itu dengan menggelar kirab patung dewa dan dewi mengelilingi Kota Kudus.

Sementara itu, Panitia Bersama Imlek Kota Solo, Jawa Tengah, menggelar Solo Imlek Festival pada 23-29 Januari 2014. Acara yang digelar di sebelah utara Benteng Vastenburg itu menampilkan seni budaya yang mencerminkan hasil akulturasi antara Tionghoa dan Jawa.

Rangkaian acara tersebut diawali dengan Garebeg Sudiro berupa gunungan yang disusun dari kue keranjang. Salah satu anggota panitia, Sumartono Hadinoto, mengatakan, kegiatan ini menunjukkan keguyuban kehidupan di Kota Solo. (EKI/ESA/HEN)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X