Kompas.com - 27/01/2014, 14:54 WIB
Grand Canyon dari view sungai Colorado KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENAGrand Canyon dari view sungai Colorado
|
EditorI Made Asdhiana
GRAND Canyon adalah sebuah ngarai tebing di utara Arizona, Amerika Serikat, hasil pahatan selama jutaaan tahun oleh sungai Colorado. Kedahsyatan alam membentuk keindahan jurang tebing terjal sepanjang 446 km dengan lebar mulai 6 sampai 29 km dengan kedalaman lebih dari 1.600 meter.

Grand Canyon sebagian besar merupakan Taman Nasional. Tahun 1908, Presiden Amerika Serikat ke-26, Theodore Roosevelt, menetapkan dan meresmikan Grand Canyon sebagai Taman Nasional pertama di Amerika Serikat.

Untuk mencapai salah satu obyek wisata yang wajib dikunjungi para pelancong ini, kita bisa berkendaraan dari Las Vegas selama kurang lebih 2,5 jam. Rombongan Kompas.com yang naik minivan dari Las Vegas, harus berpindah ke bus untuk mencapai Grand Canyon. Setelah kurang lebih 40 menit perjalanan lagi,  barulah kita sampai di starting point sisi barat (west rim) Grand Canyon. Sebagai informasi saja, wisata menikmati Grand Canyon bisa melalui west rim atau south rim.

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Grand Canyon dari Helikopter

Dari starting point,  kita bisa langsung naik shuttle bus untuk berkeliling di wilayah west rim ini, antara lain ke Hualapai Ranch. Oh iya, suku Hualapai merupakan salah satu suku Indian yang mendiami lokasi ini. Penduduk asli Amerika ini pun menjadi pengelola obyek wisata di west rim. Di sini bisa mencicipi suasana koboi, seperti naik kereta kuda, belajar melempar tali, melemparkan tomahawk dan sebagainya. Anda juga bisa menginap di kabin-kabinnya.

Selain langsung berkeliling dengan shuttle bus, di starting point west rim ini, para pelancong juga bisa menikmati paket naik helikopter dan berperahu di sungai Colorado dengan merogoh sekitar 200 dollar AS.

Satu heli bisa mengangkut 6 penumpang, dengan formasi 4 penumpang di belakang, dan 2 penumpang di sisi pilot. Lumayan berdesak-desakan juga, Kompas.com jadi teringat kalau naik mikrolet he-he-he... Nah, selama kurang lebih 8 menitan kita bisa menikmati pemandangan Grand Canyon dengan melayang-layang di atas dan di antara dinding-dinding padas merah tersebut.

Heli pun mendarat di dekat sungai Colorado. Saatnya menikmati keindahan Grand Canyon dari sungai yang membelah Grand Canyon selama 2.000 juta tahun dan membentuknya hingga sekarang.

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Wisatawan bersiap naik perahu motor di sungai Colorado
Perahu motor yang dikendalikan oleh seorang dari suku Hualapai ini pun melaju membelah coklatnya sungai Colorado. Ia membawa rombongan sekitar 100 meteran dari dermaga keberangkatan perahu. Penumpang pun dipersilakan berfoto-foto dengan latar belakang dinding terjal Grand Canyon. Hampir 15 menitan berperahu, kita pun kembali naik heli ke starting point.

Kembali ke starting point, kami naik shuttle bus, dan mulai berkeliling menikmati pemandangan melalui darat. Sopir bus yang merangkap pemandu, menjelaskan berbagai hal mengenai Grand Canyon. Menurut dia salah satu spot yang paling menarik di west rim ini adalah eagle point. Di lokasi ini, kita bisa menyaksikan dinding tebing yang menyerupai sosok elang. Dan memang, kami melihat keindahan alam yang menciptakan sosok elang yang sedang merentangkan sayapnya.

KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENA Tebing Grand Canyon yang menyerupai burung elang.

Dia juga menyebutkan, yang paling spektakuler di west rim ini adalah skywalk, sebuah jembatan gantung yang berbentuk ladam kuda, dengan dinding dan lantai kaca. Di  skywalk yang beroperasi pada Maret 2009 ini, dia mengatakan sebagai "where people can fly like an eagle". Penasaran?

Untuk itu, kita harus merogoh lagi 30 dollar AS. Sebelum berjalan di jembatan, anda diharuskan memakai semacam sepatu plastik untuk melapisi alas kaki. Hal ini untuk melindung lantai kaca. Dan satu lagi, anda pun tidak diperbolehkan mengambil foto selama di jembatan ini. Ini juga sebagai salah satu bentuk untuk menjaga jembatan, kalau-kalau kamera atau benda lainnya jatuh. Karenanya semua barang yang dianggap membahayakan, mulai ransel, kamera, bahkan handphone harus disimpan di loker.

Untuk mengabadikan kita di jembatan yang menghabiskan dana 30 juta dollar AS ini, pengelola menyediakan juru potret khusus. Nah bergaya lah habis-habisan dan sebanyak-banyak. Nantinya kita harus menebus 1 foto yang sudah dicetak sebesar 30 dollar AS lagi, atau membayar 80 dollar AS sehingga kita mendapatkan foto-foto kita dalam bentuk flasdisk.

Nah semua sudah siap, saatnya melangkah ke jembatan kaca, untuk merasakan sensasi berjalan dia atas berketinggian 1.200 meter sambil melihat dasar jurang. Memang ada juga beberapa turis yang agak tertatih-tatih melangkah di tengah jembatan kaca yang membuat kita bisa langsung melihat dasar jurang. Atau ada juga yang memilih berjalan di pinggir jembatan yang dibawahnya ada semacam penghalang, sambil berpegangan di besi sandaran.

Grand Canyon National Park Pemandangan Grand Canyon dari skywalk alias jembatan kaca
Struktur lantai skywalk memang "hanya" kaca 5 lapis dengan tebal  8 cm. Tapi jangan khawatir, jembatan yang dibangun oleh seorang pengusaha asal China, David Jin ini, mampu menopang 72 pesawat Boeing 747 dengan penuh penumpang. Jadi keamanannya sangat terjamin. Sehingga kita pun bisa dengan nyaman menikmati keindahan ciptaan sang maha kuasa di jembatan yang diklaim sebagai satu-satunya di dunia ini, sambil merasakan terpaan  angin yang lumayan kencang. Ya di skywalk ini, kita pun seolah-olah terbang seperti elang!



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X