Kompas.com - 28/01/2014, 14:41 WIB
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS.com - Tingkat kunjungan ke Museum Geologi Bandung di Jawa Barat dari kelompok masyarakat umum mengalami peningkatan secara berarti pada tahun 2013 dan meningkat pula pada awal 2014 ini.

"Mayoritas kunjungan ke Museum Geologi selama ini memang dari rombongan pelajar. Akan tetapi kunjungan dari masyarakat umum tahun 2013 mengalami peningkatan," kata Danang, Staf Pelayanan Publik Museum Geologi di Bandung, Selasa (28/1/2014).

Ia menyebutkan, pada awal tahun 2014, Museum Geologi mengalami peningkatan pengunjung. Setiap hari Museum Geologi ini kedatangan 1.000 hingga 2.000 orang pengunjung.

Selain peningkatan pengunjung dari kalangan pelajar, tingkat kunjungan dari masyarakat umum juga naik, antara lain dari komunitas, lingkungan dan kelompok masyarakat lainnya.

"Pengunjung museum ini biasanya meningkat pada saat liburan sekolah, Lebaran, dan akhir tahun seperti bulan Desember," katanya.

Menurut data pengelola Museum Geologi, peningkatan pengunjung paling tinggi pada bulan Desember. Pada Desember 2013 pengunjung mencapai 72.905 orang. Peningkatan pengunjung itu berbarengan dengan liburan sekolah. Sedangkan total pengunjung pada tahun 2013 mencapai 512.885 orang.

"Pada saat bulan puncak kunjungan, pihak museum dapat melayani hingga 5.000 orang per hari," katanya.

Danang berharap, peningkatan pengunjung dari masyarakat umum terus konsisten, sehingga masyarakat Bandung sendiri mengalami proses edukasi dengan baik.

"Kalau pengunjung masyarakat umum mereka lebih peduli dengan apa yang mereka terima dari museum karena mereka yang mencari sendiri informasi yang diperlukan," ujarnya.

Peningkatan jumlah pengunjung di Museum Geologi ini berkat program yang dilaksanakan oleh pihak museum.

Museum Geologi secara rutin setiap tahun mengadakan sosialisasi dan pameran di institusi pendidikan, seperti perguruan tinggi dan sekolah-sekolah.

"Kami rutin mengadakan sosialisasi dan pameran, baik dari pihak museum sendiri atau pun bekerja sama dengan pihak lain. Seperti nanti bulan Februari diundang untuk pameran di ITB," kata pria berkacamata itu.

Tidak hanya dari wilayah Bandung, Museum Geologi seringkali kedatangan pengunjung dari luar kota.

Danang menambahkan, pengunjung museum rata-rata dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.