Kompas.com - 29/01/2014, 11:12 WIB
EditorI Made Asdhiana

Juru kunci kelenteng, Bun Hao (47), mengatakan, kemeriahan Cap Go Meh merupakan tradisi yang telah berlangsung puluhan, bahkan mungkin sejak berdirinya kelenteng di Pulau Kemaro. Sebagian besar pengunjung datang untuk sembahyang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Nusantara hingga dari negeri-negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia, bahkan dari China.

Sebagian lagi adalah penduduk Palembang yang ingin menikmati kemeriahan setahun sekali tersebut. Sejak runtuhnya Orde Baru, kunjungan ke Hok Cing Bio di malam Cap Go Meh meningkat pesat. Perayaan Cap Go Meh pun menjadi lebih meriah. ”Peningkatan pengunjung lebih dari dua kali lipat sejak Orde Baru,” kata Bun Hao yang merupakan generasi kedua yang tinggal di Pulau Kemaro sebagai juru kunci.

Gratis

Pengelola Kelenteng Hok Cing Bio Pulau Kemaro tak pernah memungut biaya kepada pengunjung yang datang. Di sana juga terdapat 40 toilet permanen gratis untuk mengakomodasi kunjungan ratusan ribu orang.

Akses ke Pulau Kemaro menjadi lebih mudah beberapa hari menjelang Cap Go Meh dengan dipasangnya Jembatan Ponton dari Dermaga Kemaro. Dermaga ini tak jauh dari Kantor Polsek Kalidoni. Jembatan Ponton biasanya terpasang sekitar tiga hari sebelum puncak perayaan.

Namun, di hari biasa, Pulau Kemaro hanya dapat dicapai menggunakan perahu. Penyewaan perahu bisa diperoleh di dermaga di bawah Jembatan Ampera atau dermaga Kemaro dengan tarif Rp 50.000 hingga Rp 150.000 sekali carter.

KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM Jalan menuju pagoda sembilan lantai di kompleks Kelenteng Hok Cing Bio di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (24/1/2014), sudah mulai dihiasi lampion.
Berbeda dengan Pulau Kemaro yang ramai pada Cap Go Meh, pusat keramaian perayaan Imlek di Palembang terdapat di Kelenteng Chandra Nadi yang juga berada di tepi Sungai Musi di kawasan 10 Ulu. Salah satu kelenteng tertua di Palembang itu dan jalan-jalan di sekitarnya akan dihiasi sekitar 1.500 lampion pada perayaan itu.

Kelenteng di bawah Jembatan Ampera ini bisa dicapai lewat jalan darat atau ketek (sampan) dari Pasar 16 Ilir.

Kisah Tan Bun An dan Siti Fatimah menguatkan sejarah bahwa Kota Palembang merupakan percampuran antara Melayu, Tionghoa, Arab, dan India. Masyarakat Tionghoa turut membentuk ibu kota Sumsel ini. Perayaan Imlek dan Cap Go Meh pun memberikan nuansa tersendiri di kota ini. (Irene Sarwindaningrum)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Persiapan AVPN Conference Juni 2022 Capai 80 Persen

Travel Update
Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

Jadi Lokasi G20, Jangan Lupa Mampir ke 3 Spot Berikut Saat Liburan di Nusa Dua

BrandzView
Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Aturan Covid-19 Dilonggarkan, Okupansi Hotel di Kabupaten Semarang Terus Naik

Travel Update
Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Jalan Jalan
Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Travel Update
Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.