Pantai Lampuuk nan Indah di Aceh

Kompas.com - 01/02/2014, 09:27 WIB
Peong Knight peselancar asal Inggris mengikuti kejuaraan kompetisi surfing Internasional di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (16/3/2013). Aceh Surfing Competition Series III yang berlangsung dari tanggal 16-17 Maret 2013 diikuti 45 peselancar lokal dan mancanegara. SERAMBI/BUDI FATRIA Peong Knight peselancar asal Inggris mengikuti kejuaraan kompetisi surfing Internasional di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (16/3/2013). Aceh Surfing Competition Series III yang berlangsung dari tanggal 16-17 Maret 2013 diikuti 45 peselancar lokal dan mancanegara.
EditorI Made Asdhiana
MENIKMATI terik matahari di pantai berpasir putih, berselancar di ombak laut yang biru, dan menunggu keanggunan matahari terbenam tidak hanya bisa dinikmati di Bali. Aceh punya Pantai Lampuuk yang memiliki semua kelebihan itu. Pantai yang berada di wilayah Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, ini menghadap ke Samudra Hindia.

Lokasi Pantai Lampuuk persisnya di wilayah barat Aceh, sekitar 15 kilometer dari Banda Aceh. Kondisi jalan menuju ke tempat itu cukup bagus sehingga memudahkan wisatawan. Belum ada angkutan umum ke sana sehingga wisatawan harus menggunakan kendaraan pribadi.

Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang sekitar 5 kilometer. Pantai ini berpasir putih bersih nan lembut, air laut berwarna biru kehijauan, dan ombak yang bersahabat untuk para peselancar. Ke arah daratan terdapat pepohonan pinus yang rimbun dan lebih jauh lagi terlihat deretan pegunungan yang hijau.

Ketika Kompas ke pantai tersebut pada 13 Januari lalu, terlihat para pengunjung menikmati suasana pantai tersebut. Ada pengunjung yang berenang sembari bermain ombak, ada yang membuat istana dari pasir, ada yang bermain banana boat, dan ada pula yang sekadar duduk di pinggiran pantai atau di pondokan sembari minum es kelapa muda.

Ketika petang menjelang, pengunjung pun bergegas ke pinggir pantai menanti sang surya turun ke peraduannya. Kebanyakan mereka bersiap dengan kamera masing-masing untuk mengabadikan keindahan alam kala sang surya terbenam di ufuk barat.

Panorama alam itu membuat Pantai Lampuuk menjadi salah satu primadona wisata di Aceh. Apalagi, pantai itu berada di daerah perkampungan yang masih sepi dan tenang. Di sana, wisatawan bisa sesaat melepas penat dari hiruk-pikuk suasana kota yang bising.

Hal itulah yang menjadi alasan Deski Dwi Rizki (19) dan teman-temannya berwisata ke Pantai Lampuuk. Deski mengatakan, ia dan teman-temannya sering ke Pantai Lampuuk, terutama saat liburan.

”Tempat ini sangat cocok untuk refreshing selepas mengikuti ujian semester yang melelahkan,” ujar mahasiswa Jurusan Informatika Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, itu.

KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH Wisatawan menikmati keindahan Pantai Lampuuk di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Senin (13/1/2014). Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sekitar 5 kilometer yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Pascatragedi tsunami dan perjanjian damai Aceh, sektor pariwisata di Aceh kembali menggeliat.
Tak hanya bagi wisatawan lokal Aceh, keindahan Pantai Lampuuk juga menggoda sejumlah wisatawan dari luar Aceh untuk datang. ”Pantai Lampuuk membuat warga dari luar Aceh, terutama Medan, tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk melihat indahnya pantai berpasir putih dan laut biru yang bersih,” kata Muhammad Rija Juhari (21), warga Medan, Sumatera Utara.

Mulai bangkit

Pascatragedi tsunami dan perjanjian damai Aceh, sektor pariwisata di Aceh memang kembali menggeliat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Aceh, jumlah wisatawan domestik dan mancanegara ke Aceh terus meningkat, khususnya tiga tahun terakhir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X