Kompas.com - 02/02/2014, 13:55 WIB
Pemandu Acara 100 Hari Keliling Indonesia, Ramon Y Tungka Dok. Kompas TVPemandu Acara 100 Hari Keliling Indonesia, Ramon Y Tungka
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan 100 Hari Keliling Indonesia (100 HKI) tiba di Kepulauan Miangas, Sulawesi Utara. Ramon Y Tungka, pemandu acara 100 HKI di Kompas TV ditemani tim sosial budaya Ekspedisi NKRI 2013 Koridor Sulawesi menjelajahi gugusan pulau terdepan nusantara tersebut.

"Sesampainya di Miangas, Ramon bertemu dengan kepala desa dan tokoh adat Miangas, bapak Steven dan John Lupa," ujar salah satu tim 100HKI, Tanti Malasari.

Di Miangas ada patung Santiago yang menentang penjajahan dulu. Hal tersebut terbukti dengan adanya meriam yang dianggap sebagai benda keramat bagi warga Miangas. Meriam disimpan di salah satu tempat di menara.

"Sebelum naik ke menara tempat benda keramat itu disimpan, Ramon harus mengenakan pakaian adat, begitu pula dengan tim 100 HKI lainnya," ujar Tanti.

Perjalanan menuju menara sangat licin akibat hujan yang mengguyur jalan pada malam hari. "Setelah kurang lebih 30 menit mendaki, sampai juga Ramon dan tim di tempat keramat ini yang menjadi salah satu kearifan lokal yang harus dihormati," tambahnya.

Cerita perjalanan tim berada di Pulau Miangas dikisahkan pada episode 17 program 100 HKI. Program ditayangkan setiap Rabu pukul 20.00 WIB serta ditayangkan kembali pada Minggu pukul 14.00. Beberapa kisah lain perjalanan tim pernah dimuat di Kompas.com rubrik Travel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

Jalan Jalan
Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Jalan Jalan
Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Travel Update
Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Travel Update
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

Jalan Jalan
Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Desa Wisata Carangsari Bali, Desa dengan 14 Daya Tarik Wisata

Jalan Jalan
Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Menparekraf Sandiaga Tanggapi PHRI yang Menolak Sertifikasi CHSE

Travel Update
Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.