Kompas.com - 03/02/2014, 14:26 WIB
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu berdiskusi bersama sejumlah komunitas ekonomi kreatif Yogyakarta di Yogyatorium PT Aseli Dagadu Djogja, Sabtu (1/2/2014) malam.

Mari Elka Pangestu yang didampingi pejabat kementerian dan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tazbir mendengarkan pemaparan dan gambaran kegiatan dari sejumlah komunitas ekonomi kreatif Yogyakarta.

Setelah mendengarkan pemaparan itu, Menparekraf mengatakan sejumlah komunitas ekonomi kreatif termasuk Dagadu Djogja merupakan kegiatan ekonomi yang perlu dicontoh untuk pengembangan ekonomi kreatif daerah lain.

"Harusnya kita belajar dari komunitas Yogyakarta, saya sangat apresiasi terhadap apa yang disampaikan masing-masing komunitas, harapan saya Yogya dengan ekonomi kreatifnya ini bisa terus tumbuh," katanya.

Mari menyatakan akan terus mendorong kegiatan ekonomi kreatif oleh suatu komunitas di Indonesia termasuk di Yogyakarta, dengan harapan mereka bisa saling berorganisasi dan memahami masing-masing ekspresinya.

"Orang-orang kreatif sering kali eksis sendiri, akan tetapi setelah ketemu dengan orang kreatif yang lain dan berkolaborasi dengan beberapa pihak, ternyata hasilnya luar biasa," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Mari, tumbuhnya kreativitas juga harus diimbangi dengan bagaimana interaksi dan kolaborasi antar-komunitas kreatif lainnya sehingga bisa menciptakan ruang kreatif dan kegiatannya terus berkembang.

Menurut Mari, di Indonesia terdapat semacam link sebagai wadah berinteraksi antar-sesama komunitas ekonomi kreatif, tetapi perlu juga bertatap muka langsung dengan para komunitas untuk saling diskusi.

"Berinteraksi di dunia maya (internet) ternyata sangat berbeda dengan face to face, karena kita bisa saling berkolaborasi, banyak cara yang bisa dilakukan apakah itu workshop, seminar," katanya.

Berbagai komunitas ekonomi kreatif yang turut serta dalam diskusi bersama Menparekraf dalam memperingati PT Dagadu Djogja ke-20 tahun itu, di antaranya komunitas animasi, komunitas fotografi, radio komunitas, serta komunitas seni dan budaya.

"Yogya memang gudangnya orang kreatif sehingga Bu Menteri ingin bertemu dengan komunitas kreatif di Yogyakarta," kata Tazbir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani Lagi Rute Hong Kong-Bali PP

Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani Lagi Rute Hong Kong-Bali PP

Travel Update
WNA di Batam Sambut Second Home Visa, Makin Mudah Berinvestasi di Indonesia

WNA di Batam Sambut Second Home Visa, Makin Mudah Berinvestasi di Indonesia

Travel Update
Batik Air Layani Rute Banda Aceh ke Penang, Malaysia PP per 15 Desember 2022

Batik Air Layani Rute Banda Aceh ke Penang, Malaysia PP per 15 Desember 2022

Travel Update
Daerah Ini di Italia Gratiskan Atraksi Wisata untuk Turis

Daerah Ini di Italia Gratiskan Atraksi Wisata untuk Turis

Travel Update
Thailand Menggelar Festival Monyet, Ada Pesta Makanan

Thailand Menggelar Festival Monyet, Ada Pesta Makanan

Travel Update
92 Tempat Wisata Terdampak Gempa Cianjur, Ada Gunung Padang

92 Tempat Wisata Terdampak Gempa Cianjur, Ada Gunung Padang

Travel Update
 Pilihan Akomodasi di Pusat Kota Jember, Hotel Dafam Fortuna  

Pilihan Akomodasi di Pusat Kota Jember, Hotel Dafam Fortuna  

Jalan Jalan
Indonesia Resmi Daftarkan Kebaya ke UNESCO lewat Single Nominations

Indonesia Resmi Daftarkan Kebaya ke UNESCO lewat Single Nominations

Travel Update
10 Ide Liburan Akhir Tahun yang Seru untuk Melepas Penat 

10 Ide Liburan Akhir Tahun yang Seru untuk Melepas Penat 

Travel Tips
Multiple Entry Visa Resmi Berlaku di Kepulauan Riau

Multiple Entry Visa Resmi Berlaku di Kepulauan Riau

Travel Update
Cara Menuju Jember dari Jakarta dengan Kereta Api, Ada 5 Pilihan Kota Transit

Cara Menuju Jember dari Jakarta dengan Kereta Api, Ada 5 Pilihan Kota Transit

Travel Tips
Bandara Jember Siap Beroperasi Kembali Pada Awal 2023

Bandara Jember Siap Beroperasi Kembali Pada Awal 2023

Travel Update
Jadwal 20 Kereta Api Tambahan untuk Nataru dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen

Jadwal 20 Kereta Api Tambahan untuk Nataru dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen

Travel Update
Warga Penyangga Zona Otorita Borobudur Dapat Pelatihan Soal Homestay

Warga Penyangga Zona Otorita Borobudur Dapat Pelatihan Soal Homestay

Travel Update
Sewa Satu Desa Lengkap dengan Kastel di Italia, Biayanya Rp 24,7 Juta per Malam

Sewa Satu Desa Lengkap dengan Kastel di Italia, Biayanya Rp 24,7 Juta per Malam

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.