Kompas.com - 04/02/2014, 14:37 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Bali menjadi salah satu dari 10 tujuan wisata dunia terfavorit wisatawan China, selain Australia, Cape Town, Edinburgh, Hawaii, Madrid, Mesir, Niagara Falls, Paris, dan Swiss. Demikian hasil polling Beijing People's Broadcasting 2011.

"Wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia sebagian besar memang memilih Bali sebagai tempat favorit berlibur mereka," kata Sekretaris Ditjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) I Gusti Ngurah Putra di Jakarta, Minggu (2/2/2014).

Menanggapi hasil polling People's Broadcasting 2011 itu, Kemenparekraf bertekad meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari China melalui peningkatan aksesibilitas antara Indonesia dan China.

Ngurah Putra mengatakan bahwa sampai sejauh ini China merupakan pasar utama pariwisata Indonesia yang setiap tahun memberikan kontribusi relatif cukup besar terhadap kunjungan wisman ke Indonesia.

"Tahun 2013 dari jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebesar 8,7 juta kontribusi China sekitar 800.000 wisatawan. Sedangkan tahun 2014 pemerintah menargetkan kunjungan 9,2 juta wisman diharapkan kontribusi China sebesar 970.000 atau meningkat sekitar 170.000 wisatawan," katanya.

Kemenparekraf memantau wisatawan China berlibur ke Indonesia umumnya memilih pada liburan panjang seperti hari raya Imlek. Wisatawan China rata-rata memiliki lama tinggal sekitar 4-5 hari dengan pengeluran sekitar 100-110 dollar AS per hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu pada bulan November 2013 mengadakan kunjungan ke China dalam rangka mempromosikan program Wonderful Indonesia.

Mari juga melakukan pembicaraan bilateral dengan Pemerintah Provinsi Fujian untuk meningkatan hubungan melalui program sister province (Jawa Tengah-Fujian) dan sister cities (Surabaya-Fuzhou dan Chengzhou-Palembang).

Peningkatan hubungan tersebut diwujudkan, antara lain dengan membuka penerbangan langsung seperti dilakukan Xiamen Air menghubungkan Fuzhou (ibu kota Fujian) dan Jakarta maupun Hainan Airlines dari Beijing ke Bali.

Ngurah Putra menambahkan upaya promosi dan bertambahnya penerbangan langsung tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan China ke Indonesia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.