Kompas.com - 04/02/2014, 18:03 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS — Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Desember 2013 mencapai 860.700 orang, naik 6,59 persen dibandingkan November 2013. Jumlah kunjungan pada Desember 2013 itu merupakan kunjungan bulanan terbesar di Indonesia.

Pada November 2013, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 807.400 orang dan merupakan kunjungan terbesar di Indonesia sampai saat itu. Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin menjelaskan, jumlah wisatawan terbanyak berasal dari Singapura, disusul Malaysia, Australia, China, dan Jepang.

”Kunjungan wisatawan asing tidak hanya ke destinasi yang secara tradisional sudah dikunjungi, seperti Bali. Namun, belakangan, Bandung dan sekitarnya mulai menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara,” kata Suryamin dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/2/2014).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, kenaikan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2013 sangat menggembirakan. Dibandingkan dengan tahun 2012, jumlah kunjungan wisman meningkat 9,4 persen. ”Jumlah wisman mencapai 8,8 juta orang. Padahal, target kami hanya 8,6 juta pengunjung. Jadi, sudah melampaui hingga 200.000 wisman,” kata Mari.

Menurut Mari, pertumbuhan wisman tahun 2013 disebabkan banyak hal yang berkaitan. ”Kita melihat pertumbuhan di Asia masih sangat tinggi. Bahkan, wisatawan dari China juga masih sangat banyak. Kenaikannya mencapai 20 persen. Begitu juga dengan Timur Tengah, terutama dari Arab Saudi,” katanya.

Faktor lain yang menyebabkan kenaikan kunjungan wisman ini karena sejumlah pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Ada banyak bandar udara yang dibangun dan diperbaiki.

Selain itu, apa yang dilakukan maskapai penerbangan, seperti memperbanyak rute dan jadwal penerbangan serta menambah armada, membuat kesempatan untuk melakukan perjalanan juga semakin banyak.

”Tahun 2013 juga banyak diselenggarakan MICE (meeting, incentive, conference and exhibition) berskala besar di Indonesia, seperti APEC, WTO, dan Miss World,” kata Mari.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN Ilustrasi wisatawan mancanegara
Mengenai Bandung menjadi destinasi favorit, Mari mengakui karena Bandung mempunyai obyek wisata yang sangat menarik. ”Selain pemandangan yang indah, di Bandung pengunjung juga bisa berwisata kuliner, belanja, golf, dan sebagainya,” kata Mari.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, tren kunjungan wisatawan asing ke Kota Bandung meningkat. Kunjungan terbanyak dari Malaysia dan Singapura. Mereka rata-rata tinggal di Bandung selama lima hari.

”Paling banyak wisatawan berasal dari Malaysia, jumlahnya mencapai 40 persen. Wisatawan yang berasal dari Malaysia dan Singapura umumnya ke Bandung karena menyukai wisata belanja ataupun spa,” katanya. (AHA/ARN/SEM)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.