Kompas.com - 05/02/2014, 19:54 WIB
Ramon Y Tungka di Raja Ampat, Papua. ARSIP KOMPAS TVRamon Y Tungka di Raja Ampat, Papua.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Berada di Raja Ampat tak lengkap rasanya jika tak mengunjungi Wayag, gugusan karang yang menjadi ikon. Hal itu pula yang dilakukan oleh tim 100 Hari Keliling Indonesia (100 HKI) Kompas TV ketika berada di kabupaten yang terkenal dengan taman laut tersebut.

Namun, menurut anggota 100 HKI,  Ignatius Dimas Yulianto, selain Wayag, Raja Ampat juga memiliki kecantikan lain yang ada di Painemo. "Tidak hanya wayag, Raja Ampat juga ada Painemo. Dua jam dari Waisai tim sampai ke Painemo, setelah sampai kita pun harus mendaki lagi sampai puncak," kata Dimas.

Setelah Painemo, Raja Ampat juga masih punya Yen Beser, tempat melihat burung Cendrawasih di alam liar. Saat paling tepat untuk menyaksikan kelincahan burung yang menjadi ikon Papua ini adalah pada pagi hari. "Kami juga berkunjung ke salah satu desa wisata Sawingrai. Dengan sambutan yang meriah dari warga Sawingrai dan diiringi dengan musik dan tarian, kami pun hanyut dalam nyanyian dan tarian," sambung Dimas.

ARSIP KOMPAS TV Ramon Y Tungka di Raja Ampat, Papua.
Dalam perjalanan tersebut, mereka tidak sengaja bertemu dengan kapal Rainbow Warrior 3 yang sedang bersandar. Kapal ini adalah milik organisasi konservasi dunia, Greenpeace. Di Papua, mereka akan merapat selama satu bulan dengan berkampanye '100 persen Indonesia bersama melindungi hutan dan laut kita'.

"Ramon juga berkesempatan naik kapal yang sangat legendaris para pejuang konservasi dunia itu," ucap Dimas.

Cerita perjalanan tim 100 HKI mulai dari mendaki Painemo hingga bertemu kapal Rainbow Warrior 3 akan dikisahkan pada episode ke-18. Program ini ditayangkan setiap Rabu pukul 20.00 WIB di Kompas TV. Sedangkan kumpulan kisah lain perjalanan tim terangkum dalam rubrik travel Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.