Kompas.com - 07/02/2014, 16:19 WIB
EditorI Made Asdhiana
PONTIANAK, KOMPAS.com - Sekitar enam replika naga dari berbagai Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) siap memeriahkan Perayaan Cap Go Meh, hari ke-15 Imlek, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Keenam Yayasan Pemadam Kebakaran sudah memastikan akan menurunkan masing-masing satu naga untuk memeriahkan puncak Cap Go Meh di Pontianak," kata Ketua Imlek dan Cap Go Meh Pontianak tahun 2014 Zufri Sjukur, Sabtu (1/2/2014) lalu.

Zufri menjelaskan, puncak perayaan Cap Go Meh di Pontianak pada Jumat (14/2/2014) mendatang, selain dimeriahkan oleh atraksi replika naga, juga akan dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni dan budaya nusantara dari berbagai etnis yang ada di Kalbar.

Perpaduan atraksi naga dan gelar seni dan budaya nusantara, sebagai simbol kerukunan etnis di Kota Pontianak dan Kalbar umumnya, karena perayaan Imlek dan Cap Go Meh milik semua etnis tidak hanya milik warga Tionghoa.

"Keenam YPK yang menurunkan replika naganya, yakni YPK Merdeka, YPK BPAS Siantan, YPK Panca Bhakti, YPK Budi Pekerti, YPK Khatulistiwa, dan YPK Siaga," ungkapnya.

Menurut Zufri, atraksi naga dalam meliuk-liukkan tubuhnya yang dimainkan oleh puluhan warga Tionghoa itu dipercaya sebagai ritual bersih-bersih terhadap pengaruh roh jahat di kota Pontianak dan sekitarnya.

"Pusat Perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni di Jalan Diponegoro. Kami juga akan menggelar berbagai acara kesenian multietnis, pameran kebudayaan, dan kuliner," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pontianak, Hilfira Hamid berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini bermanfaat bagi iklim pariwisata dan membawa keberkahan bagi masyarakat Tionghoa dan masyarakat Kota Pontianak umumnya.

Hilfira mengemukakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pontianak hanya memberikan dukungan dan memfasilitasinya saja. "Kegiatan tersebut sepenuhnya dikelola oleh Yayasan Bhakti Suci (YBS) Pontianak sama seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Saat ini, tambah Hilfira, pihak panitia sudah memasang sekitar 7.000 buah lampion di sepanjang Jalan Gajahmada dan Tanjungpura sehingga kawasan pecinan itu tampak semarak dengan kehadiran lampion tersebut. (Tribun Pontianak)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Travel Update
17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

Jalan Jalan
Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.