Kunjungan Wisatawan Pengaruhi IMK di Bali

Kompas.com - 08/02/2014, 09:19 WIB
Cecilia Morel (kedua kiri), istri Presiden Chile Sebastian Pinera, meliaht kerajinan tenun Bali bersama Akie Abe (kiri) istri PM Jepang Shinzo Abe, dan Ho Ching dari Singapura, saat mengunjungi Bali Safari and Marine Park di Gianyar, Bali, 7 Oktober 2013. AFP PHOTO / POOL / ANTONIO DAISPARUCecilia Morel (kedua kiri), istri Presiden Chile Sebastian Pinera, meliaht kerajinan tenun Bali bersama Akie Abe (kiri) istri PM Jepang Shinzo Abe, dan Ho Ching dari Singapura, saat mengunjungi Bali Safari and Marine Park di Gianyar, Bali, 7 Oktober 2013.
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Perkembangan industri mikro dan kecil (IMK) di Bali dipengaruhi oleh kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke daerah itu, karena sebagian besar produknya berupa cenderamata. "IMK di Bali memproduksi aneka jenis kerajinan seperti yang dipajangkan di pasar oleh-oleh yang belakangan menjadi tren dalam menarik perhatian pelancong," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Panusunan Siregar, di Denpasar, Jumat (7/2/2014).

Panusunan mengatakan pasar oleh-oleh marak di sejumlah tempat di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dengan para pedagang yang memajang aneka kerajinan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin dan seniman Bali.

"Hasil kerajinan usaha IMK itu sangat diminati wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata," ujar Panusunan Siregar.

Dia menjelaskan produksi IMK di Bali selama triwulan IV-2013 mengalami pertumbuhan sebesar 1,91 persen, namun angka itu masih lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 6,03 persen.

Pertumbuhan produksi IMK pada triwulan IV-2013 tidak sekencang pertumbuhan pada triwulan III-2013. Hal itu dipengaruhi oleh tingkat kunjungan wisatawan asing maupun dalam negeri.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mengalami penurunan sebesar 4,35 persen dari 912.726 orang pada triwulan III-2013 menjadi 872.950 orang pada triwulan IV-2013.

Panusunan mengatakan jika dicermati secara periode tahunan (y-on-y), jumlah wisman ke Bali meningkat 14 persen dari 765.738 orang pada triwulan IV-2012 menjadi 872.950 orang pada triwulan IV-2013.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Perajin menyelesaian pembuatan patung kayu di Desa Pring, Kecamatan Belahbatu, Gianyar, Bali, Sabtu (15/6/2013). Mereka menjual kerajinan ini dengan harga Rp.100.000 hingga Rp. 1 juta per buah.
Momentum seperti KTT APEC, perayaan Natal, Tahun Baru, dan banyak kegiatan tingkat nasional serta internasional di Bali merupakan salah satu katalisator untuk pengembangan IMK di Pulau Dewata.

Dalam konteks lain, lanjut Panusunan, yang menarik dari bisnis pariwisata adalah pengembangan IMK mampu memberikan dampak ganda terhadap industri lain, seperti makanan, akomodasi, transportasi, hiburan, dan pameran.

"Dengan demikian investasi yang dikembangkan harus ditempatkan pada bidang pariwisata yang memiliki kompetensi untuk bersinergi dengan komponen pariwisata lainnya," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X