Kompas.com - 09/02/2014, 11:51 WIB
Sejumlah turis mancanegara mengamati Gunung Sinabung dari Desa Tiga Kicat, Karo, Sumut, Jumat (7/2/2014). TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI Sejumlah turis mancanegara mengamati Gunung Sinabung dari Desa Tiga Kicat, Karo, Sumut, Jumat (7/2/2014).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membentuk tim internal yang diketuai Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kemenparekraf untuk memulihkan citra pariwisata di Sumatera Utara (Sumut) pasca-erupsi Gunung Sinabung.

"Tim ini targetnya adalah memulihkan citra pariwisata Sumatera Utara pasca-erupsi Gunung Sinabung," kata Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kemenparekraf, Tazbir di Jakarta, Sabtu (8/2/2014).

Tazbir mengetuai tim yang terdiri atas para pejabat di lingkungan kementeriannya.

Menurut Tazbir, nantinya tim itu juga bertugas untuk mengurangi dampak psikologis para pengungsi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Citra pariwisata itu juga datang dari masyarakatnya, apalagi selama ini kita tahu Sumut terutama Medan itu sudah banyak dikenal," katanya.

Tazbir berpendapat, meski erupsi Sinabung belum berdampak langsung terhadap pariwisata Sumut secara signifikan namun upaya antisipasi perlu dilakukan.

Pihaknya mulai menangkap indikasi adanya penurunan okupansi hotel di Medan dan sekitarnya serta mulai adanya pembatalan paket perjalanan wisata.

"Kita upayakan agar pariwisata tidak terdampak sehingga bisa tetap berkontribusi secara ekonomi terhadap masyarakat Sumut," katanya.

Kemenparekraf memantau erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo yang masih berlangsung hingga saat ini tidak mempengaruhi perjalanan wisatawan melalui Bandara Kualanamu, Medan, karena lokasinya relatif jauh.

Tazbir mengatakan, erupsi Sinabung juga tidak berdampak pada destinasi favorit di Sumut seperti Danau Toba dan Kota Medan yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Saat ini, tambah Tazbir, konektivitas penerbangan langsung dari negara-negara sumber wisman ke destinasi unggulan di Indonesia, antara lain Danau Toba Sumut, maupun adanya fasilitas bandara baru seperti Kualanamu Medan semakin bertambah sehingga banyak maskapai penerbangan internasional membuka jalur baru atau menambah frekuensi penerbangan ke Kualanamu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.