Kompas.com - 11/02/2014, 17:44 WIB
EditorI Made Asdhiana
SEBAGAI daerah dengan rawa dan sungai-sungai, Kalimantan Selatan, termasuk Banjarmasin ibu kotanya, sudah lama akrab dengan transportasi airnya. Perahu kelotok adalah sarana transportasi utama pada masa lalu. Bukan hanya di pedalaman, tetapi juga di dalam Kota Banjarmasin yang dikenal sebagai ”Kota Seribu Sungai”.

Kini, perahu kelotok nyaris dilupakan, diganti dengan pikap, truk, mobil-mobil pribadi, dan terutama sepeda motor. Zaman memang telah berubah.

Beberapa pria terlibat dalam obrolan yang disertai canda tawa di sebuah dermaga ”taksi kelotok” di Jalan Soetoyo, Teluk Dalam, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/1/2014). Mereka tetap asyik mengobrol meski ada rekannya yang tertidur pulas di bangku. Sesekali mereka memandangi taksi kelotok yang tetap tertambat di dermaga.

Dermaga berukuran sekitar 12 meter persegi itu terbilang nyaman untuk bersantai. Letaknya di tepi Sungai Teluk Dalam yang bermuara langsung ke Sungai Barito. Selain terdapat meja dan bangku, juga terdapat televisi berwarna.

Di salah satu sudut dermaga terdapat jam dinding, papan nama penarik taksi kelotok, serta papan peraturan dan tata tertib anggota persatuan taksi kelotok.

”Hampir setiap hari beginilah kerjaan kami di sini sambil menunggu penumpang. Karena penumpang sepi, jadi lebih banyak duduk dan ngobrol,” tutur Murjiani (44), penarik taksi kelotok, sambil tersenyum. Taksi kelotok adalah alat transportasi sungai berupa perahu bermotor yang digunakan untuk mengantar dan menjemput penumpang.

Hari itu, meski matahari sudah mulai condong ke barat, Murjiani belum membawa satu pun penumpang. Sejak pagi, taksi kelotoknya tetap tertambat di dermaga bersama beberapa taksi kelotok lainnya. Kejadian seperti itu bukanlah sesuatu yang mengherankan lagi baginya. Sebab, itu kerap dialaminya dalam tiga tahun terakhir.

”Kadang-kadang bisa dua hari enggak dapat penumpang,” ujarnya.

KOMPAS/JUMARTO YULIANUS Kelotok di Sungai Martapura.
Para penarik taksi kelotok mematok tarif Rp 25.000 per penumpang. Tarif itu berlaku untuk mengantar penumpang ke seberang Sungai Barito dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Tarif yang sama juga berlaku bagi penumpang yang ingin menikmati panorama Sungai Barito selama 30 menit dari dermaga hingga kembali lagi ke dermaga.

Murjiani, yang sudah belasan tahun menekuni pekerjaan sebagai penarik taksi kelotok, mengenang masa-masa kejayaan taksi kelotok beberapa tahun lalu, terutama saat perusahaan kayu di daerah seberang Sungai Barito masih beroperasi. ”Waktu itu, satu hari bisa empat sampai lima kali narik,” ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Travel Update
Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Travel Update
Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Travel Update
Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Travel Update
2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

Travel Update
Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Travel Update
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Travel Tips
Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Travel Promo
Thai Lion Air Layani Rute Bali-Bangkok PP, Tiket Mulai Rp 2,6 Juta

Thai Lion Air Layani Rute Bali-Bangkok PP, Tiket Mulai Rp 2,6 Juta

Travel Update
Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Travel Update
Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Travel Tips
Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Travel Update
7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

Travel Tips
Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Jalan Jalan
Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.