Kompas.com - 12/02/2014, 18:02 WIB
Warga melintasi komplek Candi Arjuna di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/6/2011). Candi yang berada pada ketinggian 2.008 meter  tersebut merupakan salah satu situs candi Dieng yang ada mulai abad VIII hingga XII. KOMPAS / RADITYA MAHENDRA YASAWarga melintasi komplek Candi Arjuna di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (3/6/2011). Candi yang berada pada ketinggian 2.008 meter tersebut merupakan salah satu situs candi Dieng yang ada mulai abad VIII hingga XII.
EditorI Made Asdhiana
BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan bahwa Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng tetap aman bagi wisatawan. "Kawah Timbang memang identik dengan Dieng. Padahal, letak KWDT Dieng sangat jauh dan tidak terkontaminasi oleh gas beracun yang dikeluarkan Kawah Timbang," katanya di Banjarnegara, Rabu (12/2/2014).

Bupati mengatakan hal itu terkait pemberitaan tentang 19 gunung api berstatus waspada yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada awal bulan Februari, salah satunya Gunung Dieng.

Lebih lanjut, Sutedjo mengatakan bahwa gas beracun yang dikeluarkan Kawah Timbang hanya berada di sekitar Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, sedangkan KWDT Dieng berada di Desa Dieng Kulon yang berjarak sekitar 12 kilometer.

"Bahkan, saat terjadinya krisis Kawah Timbang pada tahun 2013, pengungsi hanya dari Desa Sumberejo ke Desa Batur," katanya.

Karena itu, dia mengharapkan adanya sosialisasi terkait kondisi KWDT Dieng yang tetap aman dikunjungi wisatawan karena letaknya jauh dari Kawah Timbang.

KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO Kawah Sikidang di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/12/2011). Kawah ini adalah kawah vulkanik dengan lubang kepundan berada di daerah dataran sehingga kawah dapat disaksikan langsung dari bibir kawah.
Dia mengakui bahwa sejak terjadinya krisis Kawah Timbang pada tahun 2013, kawah tersebut hingga sekarang masih berstatus waspada. Bahkan saat terjadinya krisis Kawah Timbang, jumlah kunjungan wisatawan ke KWDT Dieng sempat mengalami penurunan.

Saat terjadinya krisis Kawah Timbang, statusnya sempat ditingkatkan menjadi siaga pada tanggal 27 Mei 2013 hingga akhirnya diturunkan ke level waspada pada tanggal 8 Mei 2013.

"Kondisi Kawah Timbang memang berbeda dengan kawah-kawah lainnya, sehingga penetapan status waspada ditujukan agar petani setempat tetap mewaspadai kemungkinan munculnya gas beracun dari kawah tersebut terutama saat cuaca terlihat mendung," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.