Kompas.com - 15/02/2014, 11:07 WIB
EditorI Made Asdhiana
PUKUL 16.15 pada Jumat (14/2/2014), di Jalan Suryakancana, Kota Bogor, deretan motor Harley Davidson menderu dan mengawali pawai, perarakan, dan pergelaran jalanan Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh 2014.

Lautan manusia yang diperkirakan lebih dari 50.000 orang berdesakan dan berderet di kiri serta kanan Jalan Suryakancana dan Jalan Siliwangi. Warga yang telah datang sejak pukul 13.00 itu pun bersorak ketika pawai dimulai. Mereka tidak sabar untuk menikmati suguhan pesta rakyat yang bergulir hingga pukul 23.00.

Di belakang arak-arakan motor, ada para pengayuh sepeda dari Onthel Community (Oncom); komunitas pedestrian, yakni Koalisi Pejalan Kaki; anggota marching band, paskibra, dan anggota klub senam atau kelompok olahraga.

Cuma itu? Tentu tidak. Komunitas Kampung Budaya Sindangbarang pun turun gunung. Sanggar-sanggar tari Sunda juga turut serta. Ada juga Kelompok Kemuning yang menampilkan pawai orang-orangan sawah yang gelisah karena sawah telah hilang (bebegig neangan sawah).

Selain itu, ada pawai reog, tari-tari tradisional Sunda, Jawa, Sumatera, dan Indonesia Timur, mobil hias sponsor acara, dan 12 mobil shio. Juga ada perarakan 20 joli, 25 liong, dan 50 barongsai dari paguyuban, wihara, dan kelenteng asal Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tangerang, Jakarta, Rembang, dan Semarang.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Arak-arakan peserta Karnaval Cap Go Meh 2565 melewati Jalan Surya Kencana, Bogor, Jumat (14/2/2014). Cap Go Meh menandai akhir perayaan Tahun Baru Imlek.
Saat itulah, para pengunjung dari yang keturunan Tionghoa, Arab, hingga bumi putra larut dalam kebahagiaan. Tidak sedikit yang aktif memotret dengan telepon seluler atau kamera saku hingga kamera DSLR, seakan ingin bersaing dengan juru foto profesional dan komunitas.

”Ini yang saya tunggu-tunggu, setiap tahun saya pasti datang. Acaranya bagus, sayang kalau enggak dipotret,” kata Hilda Setiawan (35), warga Sukabumi, yang datang bersama suami dan dua anaknya.

Bagi-bagi angpao

Hilda menyiapkan beberapa angpao atau amplop isi uang yang akan diberikan kepada barongsai atau liong yang melintas. Angpao itu dipegang erat oleh sang anak. Anak yang bungsu duduk di pundak ayahanda. Ketika barongsai atau liong mendekat, si anak melambaikan tangan untuk memberi angpao.

Sejumlah toko di Jalan Suryakancana dan Jalan Siliwangi ada yang tutup. Pemilik toko biasanya ikut nongkrong di teras lantai dua, menikmati perarakan yang melintas. Mereka yang ingin memberi angpao mengikatnya pada tali yang tersimpul di ujung tongkat bambu. Seperti umpan, angpao itu diberikan kepada barongsai dan liong yang melintas.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

29 Pelaku Seni Budaya Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022

Travel Update
Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Taman Rekreasi Selecta di Kota Batu: Jam Buka, Tiket Masuk, Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Tangerang

Jalan Jalan
62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

62 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni Siap Layani Nataru 2022/2023

Travel Update
Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Prediksi Titik Kemacetan di Yogya dan Solo Saat Pernikahan Kaesang-Erina

Travel Update
Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Travel Update
Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Catat, Syarat Naik Kapal Ferry untuk Nataru 2022/2023

Travel Tips
5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

5 Wisata Sekitar Alun-alun Bandungan, Indahnya Lereng Gunung Ungaran

Jalan Jalan
5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

5 Tips Naik Kapal Saat Libur Nataru, Check-in 2 Jam Sebelum Keberangkatan

Travel Update
Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Sejarah Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Tempat Akad Nikah Kaesang-Erina

Travel Update
Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Harga Tiket Masuk Dusun Semilir Sebelum Libur Akhir Tahun 2022

Travel Tips
Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Lokasi Royal Ambarrukmo Yogyakarta yang Jadi Tempat Pernikahan Kaesang Erina

Travel Update
15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

15 Tempat Wisata Tahun Baru di Kota Bandung, Bisa City Tour

Jalan Jalan
Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Nikahan Kaesang dan Erina, Istana Mangkunegaran Tutup 7-11 Desember 2022

Travel Update
Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

Ini 5 Tips Traveling ke Luar Negeri Antiribet

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.