Kemisteriusan Gunung Padang Membuat Wisatawan Penasaran

Kompas.com - 18/02/2014, 08:28 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kemisteriusan Gunung Padang, baik dari sisi sejarah, geologi, maupun arkeologi, menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata karena justru mengundang penasaran calon wisatawan untuk berkunjung ke destinasi itu.

"Semakin banyak penelitian dan hasil publikasi soal Gunung Padang akan sangat menguntungkan sektor pariwisata di wilayah sekitarnya," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) I Gde Pitana di Jakarta, Senin (17/2/2014).

Pitana mengatakan, Gunung Padang merupakan situs megalitik yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya.

Kemenparekraf mendukung upaya untuk mengembangkan Gunung Padang dan sekitarnya sebagai destinasi wisata budaya di Jawa Barat. "Dampaknya akan semakin baik jika Gunung Padang dikenal oleh publik yang lebih luas," katanya.

Pitana menyambut baik terkait sudah semakin banyaknya para peneliti, baik arkeolog maupun geolog, yang meneliti situs tersebut.

KOMPAS.COM/ANDREAN KRISTIANTO Seorang penjaga membersihkan situs Megalitikum Gunung Padang di kawasan Cianjur, Jawa Barat, Jumat (15/3/2013).
Menurut Pitana, masih terlalu prematur untuk menyimpulkan berbagai rumor penemuan terkait Gunung Padang. "Menurut saya, semuanya masih memerlukan penelitian lebih lanjut sebelum diambil kesimpulan," katanya.

Pitana mengatakan, Gunung Padang bukanlah bentukan piramida seperti yang selama ini dirumorkan mengingat Indonesia tidak memiliki budaya piramida. "Ini berupa punden berundak pada satu sisi sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut," katanya.

Namun, lanjut Pitana, apa pun rumor yang berkembang terkait Gunung Padang bisa berdampak positif dari sisi pariwisata karena semakin banyak orang penasaran ingin berkunjung ke gunung yang terletak di perbatasan Cianjur, Jawa Barat, tersebut.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
6 Tempat Wisata Sekitar Kebun Buah Mangunan, Puas Nikmati Negeri di Atas Awan

6 Tempat Wisata Sekitar Kebun Buah Mangunan, Puas Nikmati Negeri di Atas Awan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X