Kompas.com - 26/02/2014, 10:17 WIB
Belgrade International Fair of Tourism 2014, di Serbia, berlangsung pada 27 Februari 2014 sampai 2 Maret 2014. Indonesia menjadi negara partner pameran wisata di Eropa ini. Booth pameran Indonesia dikemas berupa kapal pinisi, dengan mempromosikan lokasi-lokasi wisata di Indonesia, selain di Pulau Bali. www.beogradskisajamturizma.rsBelgrade International Fair of Tourism 2014, di Serbia, berlangsung pada 27 Februari 2014 sampai 2 Maret 2014. Indonesia menjadi negara partner pameran wisata di Eropa ini. Booth pameran Indonesia dikemas berupa kapal pinisi, dengan mempromosikan lokasi-lokasi wisata di Indonesia, selain di Pulau Bali.
Penulis Susana Rita
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menjadi negara partner resmi penyelenggaraan Belgrade International Fair of Tourism 2014. Dalam kesempatan keempat Indonesia menjadi penyelenggara pameran di Eropa ini, kapal pinisi dipilih sebagai tema booth Indonesia.

"Sebelumnya, Indonesia telah menjadi negara partner resmi penyelenggara pameran pariwisata di Belanda, Belgia, dan Jerman," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwadar, Senin (24/2/2014) waktu Beograd, Serbia.

“Kami menawarkan tempat-tempat pariwisata di luar Bali," sebut Sapta. Dia mengatakan ada banyak tempat wisata di Indonesia yang menantang anak muda.

Untuk menyelam, misalnya, Sapta menyebutkan ada Raja Ampat di Papua. "Sekali menyelam, Anda bisa menikmati 200 biota laut," sebut dia.

Sedangkan untuk berselancar, Indonesia juga banyak tempat pilihan selain Bali. Demikian pula untuk kegiatan mendaki. "Di setiap pulau di Indonesia kita punya gunung," ujar dia dalam konferensi pers pembukaan Belgrade IFT 2014.

Tahun ini, lanjut Sapta, Indonesia memutuskan menjadi negara resmi penyelenggara pameran wisata di Serbia mengingat pentingnya hubungan Indonesia dan Serbia pada masa lalu. Kedua negara pernah punya hubungan sangat dekat.

Sapta menambahkan, tahun ini Indonesia dan Serbia bersama-sama memperingati 60 tahun kerja sama dua negara. Kerja sama ini dirintis oleh Presiden Soekarno dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito. Serbia adalah negara pecahan Yugoslavia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal pinisi

Belgrade International Fair of Tourism merupakan kegiatan pameran wisata terbesar di kawasan Eropa Tenggara dan Eropa Timur. Pameran ini telah memenuhi standar bisnis internasional selama 30 tahun.

Pada 2013, pameran pariwisata tersebut diikuti perwakilan dari 42 negara dengan total pengunjung mencapai 56.000 orang. Pada 2014, IFT berlangsung pada 27 Februari 2014 sampai 2 Maret 2014.

Jumlah peserta IFT 2014 meningkat menjadi 1.100 perusahaan dari 46 negara. Jumlah pengunjung pada tahun ini ditargetkan mencapai 66.000 orang.

Indonesia, mengemas booth pameran dengan konsep kapal pinisi, kapal tradisional dari Sulawesi Selatan. Dalam area seluas 150 meter persegi, ada 11 perusahaan travel, hotel, dan perwakilan pemerintah daerah yang akan menjamu pengunjung dan pelaku industri wisata.

Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, adalah perwakilan pemerintah daerah yang tampil dalam IFT 2014 ini. Sementara perusahaan yang juga tampil dalam booth Indonesia antara lain adalahAdventure Indonesia, AntaVaya Destination, Asvinia Travel Services, Bali Tourism Development Corporation, dan Musi Banyuasin Tourism Board.

Ada 16 tujuan wisata dan tujuh kegiatan khusus untuk wisatawan yang berlokasi di luar Bali yang menjadi fokus “jualan” Indonesia dalam booth di IFT 2014 tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X