Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/02/2014, 11:17 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Jika saat pelesir ke suatu daerah, ada kalanya Anda ingin membeli sesuatu sebagai buah tangan. Sialnya, kebanyakan produk buah tangan tidak melulu murah. Anda pun terpaksa merogoh kocek lebih dalam. Padahal, dengan sedikit keberanian menawar dengan trik tertentu serta hoki, bukan tidak mungkin Anda bisa mendapatkan barang tersebut dengan harga "miring". Nah, berikut adalah trik menawar harga dikutip dari Citilink Magazine yang bisa Anda coba praktekkan saat berlibur.
 
Pilih-pilih Penjual

Pintar-pintarlah memilih penjual. Toko yang ramai pembeli bukan jaminan harganya murah. Tapi bukan berarti juga toko yang jauh dari keramaian dan terepencil bisa ditawar dan murah. Ada baiknya menjajal toko-toko yang ada sambil memperhatikan karakter penjualnya. Kebanyakan laki-laki penjual "luluh" dengan perempuan pembeli. Sebaliknya perempuan penjual lebih mudah dirayu oleh laki-laki pembeli. Jangan ragu untuk memanfaatkannya.

Mulailah dengan Setengah dari Harga sebagai Pembuka

Jangan bertanya harga dahulu sebelum Anda memastikan barang yang Anda inginkan dalam kondisi baik dan tersedia. Jika Anda sudah sreg dan harga sudah terlontar dari penjual, buka penawaran dengan setengah dari harga yang ditawarkan. Dari situ, drama pun dimulai.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Carilah oleh-oleh yang ringan dan murah.
Beli Lebih Banyak

Ini resep umum: beli lebih banyak dan diskon pun lebih banyak. Pedagang juga tidak akan pelit memberi harga khusus bila Anda memborong dagangannya.

Ngotot tapi Sopan

Sedikit ngotot dalam menawar adalah sah-sah saja, asalkan sopan. Setidaknya ada pengurangan harga yang dicapai meski sedikit. Kalau memang tidak terjadi kesepakatan, mundur teratur dengan santun dan ucapkan terima kasih.

Sabar

Proses transaksi yang diselingi tawar menawar bisa berjalan lama dan alot. Ada baiknya diselingi canda untuk mencairkan suasana dan obrolan lain yang mengakrabkan.

Akting dan Sedikit Mengancam

Bukan mengancam dalam arti sesungguhnya ya, karena ini hanya akting semata. Seribu satu alasan bisa Anda lontarkan kenapa "ngotot" menawar. Anda juga berhak membandingkan harga toko satu dan lainnya. Namun akting paling "Sempurna" adalah ketika Anda berpura-pura kalah dan melangkah keluar toko dengan lesu. Lima langkah Anda menjauh, biasanya si pedagang akan memanggil Anda kembali!

ARSIP KOMPAS TV Pasar Hamadi di Jayapura. Pasar ini terkenal dengan suvenir dan oleh-oleh khas Papua.
Lokalitas

Ada benarnya pepatah, "Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung". Berbaurlah dengan masyarakat lokal dan pahami serta hormati adat setempat. Ini berlaku juga untuk bertransaksi. Pendekatan kultur lokal, dengan bahasa, sapaan khas, juga kebiasaan lokal akan membuka peluang bertransaksi secara damai dan menyenangkan. Bila benar-benar sulit, minta bantuan teman dari wilayah setempat membantu menawar untuk Anda. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+